Headlines News :
Home » , » Tanggul Brangkal Mojokerto Jebol, Sejumlah Instansi Terkait Lempar Tanggung Jawab

Tanggul Brangkal Mojokerto Jebol, Sejumlah Instansi Terkait Lempar Tanggung Jawab

Written By Redaksi on Jumat, 04 Januari 2013 | 05.48.00

Dinas Pengairan Provinsi, BBWS Brantas, menuding perbaikan tanggul Brangkal merupakan tanggungjawab Perum Jasa Tirta 1. Sikap intansi ini terkesan saling lempar tanggungjawab dan cuci tangan atas jebolnya tanggul sungai Brangkal,Kota  Mojokerto, yang terjadi Senin (31/12/2012) beberapa hari lalu. Ketiga instansi terkesan tidak ada mau bertanggung jawab. Lantas siapa yang patut bertanggung jawab?. Jika melihat secara kewenangan  tanggul yang jobol dibibir sungai brangkal, merupakan anak sungai Brantas, pihak yang paling berwewenang disebut_sebut wewenang BBWS-Brantas.
Pecahnya tanggul diharapkan dapat segera diperbaiki karena kuatir  warga kuatir air sungai brangkal menguap.  Apalagi putusnya  tanggul panjang  mencapai 10 meter,  menurut sejumlah warga lebih disebabkan kondisi fisik bangunan plengsengan sudah keropos. “Kondisi plengsengan tanggul rapuh, karena bagian bawah bangunan banyak yang sudah  bolong-bolong”, urai warga.
Warga berharap  segera merealisasikan perbaikan tanggul yang sudah rusak. Permintaan itu diungkapkan karena selama ini pemeliharaan tanggul tidak ada. Warga menuding ada kemungkinan biaya pemeliharaan untu tanggul brangkal “di korupsi pihak intansi terkait”  karena  selama ini tidak pernah mengucurkan biaya Operasional Pemeliharaan (OP) di lingkungan tanggul Brangkal yang berdampingan dengan pemukiman
Menurut Dinas Pekerjaan Umum Kota Mojokerto, yang dikonfirmasi melalui pesan singkat,Bambianto menyebutkan terkait rusaknya tanggul Brangkal telah dikordinasikan dengan pihak Jasa Tirta. Tetapi sampai sejauh ini belum ada perhatian. Kadis DPU Kota Mojokerto itu mengungkapkan keberadaanya sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum yang baru berusaha agar segera diselesaikan demikian disampaikan melalui hubungan telpon, Rabu (02/01/2013).
Secara terpisah pihak Dinas Pekerjaan Umum, pengairan Provinsi Jawa Timur dikonfirmasi, mengatakan terkait tanggul brangkal yang jebol merupakan wewenang BBWS Brantas. Tetapi untuk pelaksanaan tetap harus berkoordinasi dengan Pengairan Provinsi. Jadi tolong dikonfirmasikan ke BBWS Brantas, tegas Yeye, bagian humas dinas pengairan Provinsi memberikan penjelasan.
Pihak BBWS Brantas di hubungi SUARA PEKERJa.COM, Rudi selaku bagian Operasional Pemeliharaan mengatakan “kalau info pembangunan silakan konfirmasi kepada PPK Sungai Pantai dan Danau. Kalau OP,hanya menyiapkan bahan untuk tindakan darut, sekarang OP sedang evaluasi 4 lokasi lapangan. Rudi menambahkan soal pelaksanaan tanggung jawab ibarat bus, bbws sebagai bengkel sedang supirnya Perum Jasa Tirta 1, kalau perbaikan dan rehab tanggungjawab BBWS Brantas.
Selama ini kordinasi dengan Perum Jasa Tirta sudah harmonis, untuk pemeliharaan bbws bisa, tetapi untuk pemeliharaan kecil cukup Perum Jasa Tirta, kalau ada permintaan bantuan baru OP bisa karena prinsipnya untuk menolong masyarakat dan pdilaksanakan setelah musim banjir habis.Sementara itu pihak Perum Jasa Tirta belum berhasil dikonfirmasi. (Martin)
Share this article :

Subscrib Me

Subscribe via RSS Feed If you enjoyed this article just click here, or subscribe to receive more great content just like it.
 
I Pedoman Media Siber | Syarat Dan Ketentuan | Redaksi
Powered by SuaraPekerja
Copyright © 2011. Jatim Today | Portal Berita Jawa Timur - All Rights Reserved
Design by Creating Website Published by Mas Template