Headlines News :
Home » » Ini Jawaban Risma Terkini Soal Pilgub DKI Jakarta 2017

Ini Jawaban Risma Terkini Soal Pilgub DKI Jakarta 2017

Written By Redaksi on Selasa, 15 Maret 2016 | 22.22.00

SURABAYA Sampai hari ini, Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya masih mengaku kekeh dengan pendiriannya, yakni tidak akan meninggalkan Kota Surabaya hanya karena maju sebagai kandidat di Pilgub DKI Jakrata 2017.

Bahkan dirinya juga mengaku jika namanya tidak pernah dicalonkan sebagai kandidat yang harus maju di Pilgub DKI Jakarta 2017, meskipun sebelumnya telah santer dikabarkan jika namanya masuk dalam bursa Cagub DKI Jakarta di DPP PDIP.

Seperti yang dilansir Detik.com, (15/3/2016), Risma kembali mengulang pernyataannya, bahwa agama yang dianutnya melarang meminta-minta jabatan.

"Enggak pernah dicalonkan, siapa yang bilang mau? Kamu yang bilang. Di agama saya tidak boleh meminta jabatan," kata Risma saat berkunjung ke rumah dinas Bupati Batang.  

Risma tetap dicecar pertanyaan tentang isu tersebut dan lagi-lagi ia menghindar. Ketika ditanya soal perintah partai, Risma menegaskan dirinya tidak mau menjawab.

"Saya tidak akan menjawab itu, sampai kapanpun ditanya. Surabaya itu juga tiba-tiba," tandasnya.

Usai diwawancara wartawan, Risma dan Bupati Batang, Yoyok Riyo Sudibyo keluar rumah dinas dan menemui ratusan petani Batang yang sudah menanti. Mereka kemudian melakukan dialog tentang berbagai hal mulai dari masalah Batang hingga isu Risma maju Pilgub DKI Jakarta.

"Bu, tetep di Surabaya ya, jangan pindah DKI ya bu," ujar seorang perempuan yang matanya berkaca-kaca. "Lho bu, ojo nangis," timpal Yoyok. Yang spontan dijawab Risma."Mboten-mboten, bu," tandasnya menenangkan.
 
Saat Risma menjadi salah satu pembicara dalam acara forum dialog pada acara Festival Anggaran di pendopo kantor Pemkab Batang, ia sempat menyebutkan warga Surabaya bisa marah-marah jika ia maju Pilgub DKI Jakarta.

Risma juga mengaku tidak tahan dengan tagihan masyarakat yang masih menginginkannya di Surabaya. Hal itu diungkapkan ketika ada warga Batang yang meminta Risma memberi saran kepada Yoyok agar maju lagi menjadi Bupati Batang tahun depan.

"Maju saja pak, ngapain susah. Saya itu tidak bisa menghindari tagih. Saya itu juga tidak menyiapkan (periode) yang kedua, tiba-tiba ada rekomendasi dari Bu Mega. Saya bingung iki majune piye. Kemarin itu bisa 86% saya enggak nyari. Saya bilang saya tidak punya uang, ibu-ibu bilang,'saya punya bu, enggak usah khawatir'. Mereka ingin. Soal DKI itu warga bisa marah, geger kalo marah, hehe," terang Risma. (q cox, Dtc)
Share this article :

Subscrib Me

Subscribe via RSS Feed If you enjoyed this article just click here, or subscribe to receive more great content just like it.
 
I Pedoman Media Siber | Syarat Dan Ketentuan | Redaksi
Powered by SuaraPekerja
Copyright © 2011. Jatim Today | Portal Berita Jawa Timur - All Rights Reserved
Design by Creating Website Published by Mas Template