x

Jejak Perkeretaapian di Pulau Madura Jawa Timur

waktu baca 3 menit
Kamis, 2 Feb 2023 00:24 0 409 Mokhamad Dofir

BANGKALAN, Jatim Today – Pulau Madura di Jawa Timur dulunya memiliki jalur kereta api aktif yang dibangun pada masa kolonial Belanda.

Namun sejak tahun 1984 oleh pemerintahan Soeharto, jalur kereta api tersebut tidak difungsikan lagi.

Jejak-jejak keberadaan jalur kereta api yang mengalungi Pulau Madura, Jawa Timur, itu pun bisa ditemukan hingga kini.

Dilihat pada reels yang dibagikan akun instagram kai121 menyebut, ada sejumlah aset perkeretaapian yang masih tersisa sebagai bukti jika Pulau Garam pernah dilintasi jalur kereta api.

Apa saja? berikut ulasannya.

1. Kantor Komersialisasi Non Angkutan Pulau Madura Daop 8 Surabaya

Kantor Komersialisasi Non Angkutan Pulau Madura Daop 8 Surabaya dulunya merupakan bekas rumah dinas Kepala Stasiun Kamal yang dimiliki oleh Madoera Stoomtram Masshjcaaphij atau Jawatan Kereta Api Madura.

Gedung bercat putih dengan gaya klasik tersebut berada di area Pelabuhan Kamal, kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur.

2. Bekas Depo Kereta Api Kamal

Tak jauh dari Kantor Komersialisasi Non Angkutan Pulau Madura Daop 8 Surabaya, terdapat delapan bangunan bekas Depo Kereta Api Kamal, enam bangunan berukuran besar menyerupai gudang dan dua bangunan lain ukurannya lebih kecil.

Depo ini sebelumnya dipakai sebagai tempat perawatan kereta api untuk mengganti suku cadang yang rusak. Serta sebagai tempat penyimpanan lokomotif kereta api.

Namun sekarang, gedung beratap seng dan banyak yang rusak tersebut telah disewakan kepada masyarakat untuk keperluan berusaha.

3. Bekas Rumah Dinas Karyawan Kereta Api

Masih di lokasi pelabuhan kamal, bisa disaksikan pula beberapa bekas rumah dinas karyawan kereta api. Rumah-rumah dengan model bangunan kuno tersebut sekarang juga sudah disewakan kepada masyarakat.

4. Kantor Pelabuhan ASDP Kamal

Di Pelabuhan ASDP Kamal, Bangkalan, Madura, Jawa Timur terdapat sebuah kantor yang dulunya merupakan Stasiun Kereta Api Kamal, Bangkalan, Madura, Jawa Timur.

Stasiun ini merupakan stasiun terendah di Indonesia karena berdiri hanya 0,41 meter diatas permukaan laut. Dan menjadi titik 0 kilometer jalur kereta api yang melintasi seantero Pulau Madura, Jawa Timur.

5. Stasiun Non Aktif Labang Bangkalan

Stasiun non aktif Labang berada di Desa Jukong, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur.

Stasiun ini dibuka pada saat pembukaan segmen baru jalur Kamal – Telang – Labang – Kwanyar. Dulunya stasiun ini melayani rute ke berbagai daerah di Pulau Madura, Jawa Timur.

6. Stasiun Sukolilo Baru

Stasiun Sukolilo Baru, atau dikenal sebagai Stasiun Buddan, merupakan stasiun kedua sebagai jejak perkeretaapian di Pulau Madura.

Berlokasi di Kecamatan Bangkalan, Madura, Jawa Timur, letak stasiun ini berada di atas bukit dengan rel-rel yang masih nampak menyembul di atas permukaan tanah.

Pada mulanya, stasiun-stasiun tersebut hanya melayani angkutan garam sebagai produksi utama Pulau Madura. Namun dalam perkembangannya, stasiun-stasiun mulai melayani penumpang yang sangat diandalkan pada masanya sebelum ditutup secara bertahap dari tahun 1984 sampai dengan 1987.

Di Pulau Madura, luas aset-aset KAI bila dikalkulasi ada sekitar 1,8 juta meter persegi. Berupa bekas rumah dinas, bangunan dinas, sarana dan prasarana perkeretaapian seperti rel kereta api serta jembatan.

Aset milik PT KAI Persero itu dijaga dan diawasi oleh personel Unit Kantor Komersialisasi Non Angkutan Pulau Madura dan dibantu petugas Optimalisasi Aset Daop 8 Surabaya.

Aset-aset itu dikomersialisasikan dengan sistem sewa tanah maupun bangunan dengan berbagai pihak.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x