x

Pendampingan UMKM dalam Melakukan Ekspor Menuju Pasar Internasional

waktu baca 3 menit
Sabtu, 6 Jan 2024 11:04 0 312 Redaksi

SURABAYA, Jatim Today – UMKM adalah unit usaha mikro, kecil, hingga menengah yang menjadi sumber pendapatan bagi banyak orang. Salah satunya adalah UMKM di bidang kayu dan kopi di daerah Surabaya dan Sidoarjo.

Kedua UMKM tersebut tengah menggeluti sektor perkayuan dan hasil pertanian untuk menjadi sumber pendapatan beberapa tahun belakangan ini.

UMKM membentuk peralatan dapur untuk membantu konsumen dalam melakukan kegiatannya di dapur. Hal ini menjadi penting karena UMKM menjadi usaha bisnis yang tidak hanya dapat menyasar pasar lokal, tetapi juga memiliki potensi yang dapat dieksplorasi hingga ke pasar internasional. Sama halnya dengan UMKM kopi di daerah Desa Ketajen, Sidoarjo.

Mereka menjual kopi bubuk robusta yang memiliki keunikan dan aroma yang khas. Melalui komitmen dan keberpihakan mahasiswa UPN ”Veteran” Jawa Timur dalam Proyek Pengabdian Masyarakat untuk mendampingi UMKM menuju pasar internasional.

Dengan berkomunikasi dan bekerjasama dengan pihak UMKM, mahasiswa melakukan pendampingan dengan menjelaskan terlebih dahulu pemahaman yang komprehensif mengenai realitas bisnis internasional. Termasuk di dalamnya penyusunan modul sebagai instrumen dalam membantu pendalaman pemahaman mengenai keuntungan dalam memasuki rantai ekonomi internasional.

Dengan mengedepankan keberpihakan, mahasiswa UPN ”Veteran” Jawa Timur membantu menganalisis target pasar yang memiliki potensi ekspor seperti ASEAN untuk produk kayu serta Korea Selatan, Jepang, dan Italia. ASEAN memiliki payung kerjasama yang kuat mengingat dengan adanya regulasi yang terbilang longgar relatif terhadap regional lain dinilai menjadi salah satu target regional ekspor bagi UMKM.

Ditambah dengan negara Asia lainnya seperti Korea Selatan dan Jepang yang memiliki hubungan diplomatik yang bagus dengan Indonesia menjadi pranata bisnis awal yang mumpuni untuk membuat hubungan bisnis bagi UMKM di pasar internasional. Termasuk di dalamnya kesiapan infrastruktur yang bertaraf internasional seperti bandara dan pelabuhan yang memungkinkan bagi UMKM untuk melakukan pengiriman logistik lewat jalur laut dan udara.

Serta bagaimana negara seperti Korea Selatan dan Jepang yang memiliki fasilitas warehouse yang mumpuni untuk menjadi gudang bagi produk UMKM terjaga kualitasnya hingga di tangan customer.

Video lain berkaitan dengan artikel ini silahkan klik disini

Italia menjadi salah satu target karena Italia menjadi salah satu importir kopi terbesar terhadap Indonesia. Mengingat Italia menjadi bagian dari Uni Eropa yang memiliki regulasi yang ketat terhadap peredaran produk. Hal ini tidak semata-mata menjadi tantangan bagi UMKM untuk melakukan kegiatan ekspor.

Karena, regulasi tersebut berimplikasi pada bagaimana pranata sosial masyarakat Italia yang tidak lagi mencari-cari kopi dengan kualitas tinggi, karena sudah setiap produk telah melalui proses standarisasi oleh Uni Eropa. Hal ini menjadi kesempatan besar bagi UMKM untuk berpartisipasi dan hadir dengan membawakan produk-produk yang unik dan khas bagi masyarakat Italia.

Melalui ini, pendampingan UMKM menjadi salah satu komitmen bagi mahasiswa UPN ”Veteran” Jawa Timur untuk terus berkontribusi bagi masyarakat dan mendorong kegiatan ekonomi lokal menuju global.

Dengan menggunakan teknologi digital serta optimalisasi media sosial dengan membentuk materi promosi serta audio-visual untuk menyasar pasar internasional menjadi salah satu kunci keberhasilan bagaimana UMKM dapat memasuki pasar internasional.

Penulis : Yehezkiel Purba, mahasiswa FISIP UPN Veteran Jawa Timur.

Redaksi

Media Online Jawa Timur yang dikemas dengan bahasa santun, inspiratif dan faktual.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x