x

Perempuan Probolinggo Gugat Kekasih : Sudah Digauli Batal Dinikahi

waktu baca 2 menit
Kamis, 19 Jan 2023 13:56 0 185 Redaksi

PROBOLINGGO, Jatim Today – Seorang perempuan di Probolinggo, Jawa Timur, berinisial APC (20) menggugat kekasihnya AS (23) ke Pengadilan Negeri setempat.

Gugatan dilayangkan pada Selasa, 13 September 2022 lalu. Penyebabnya karena AS batal menikahi APC. Padahal selama berpacaran keduanya telah berhubungan badan.

Sebagai perempuan, APC merasa dirugikan. Sehingga ia beserta keluarga sepakat membawa permasalahan ke meja hijau.

Berdasar pengakuan APC, pihak keluarga telah menyiapkan semua kebutuhan pernikahan dengan AS. Mulai dari gedung resepsi, undangan, souvenir, fotografer hingga dekorasi pengantin.

Namun AS tiba-tiba membatalkan pernikahan secara sepihak dua hari sebelum acara itu digelar. Penggugat pun meminta ganti rugi senilai Rp 3 miliar.

Meski gugatan perkara dengan nomor 25/Pdt.G/2022/PN.Pbl itu telah dilayangkan empat bulan lalu, proses persidangan sampai sekarang masih berlangsung.

Siang tadi, Kamis (19/1/2023), agenda sidang APC masih mendengarkan keterangan saksi dari pihak jasa rias, dekorasi hingga dokumentasi, dengan dipimpin hakim ketua Boy Jefry Paulus Simbiring.

Kuasa hukum APC Mulyono mengatakan, upaya hukum yang ditempuh kliennya, didasarkan pada pasal 1338 KUHPerdata, Yurisprudensi Nomor 4 Tahun 2018, Yurisprudensi Mahkamah Agung Nomor 1051 Tahun 2014 dan Yurisprudensi Nomor 580 Tahun 2016.

Dimana aturan tersebut menerangkan bila tindakan AS yang membatalkan acara pernikahan sepihak dianggap melanggar hukum.

“Pernikahan antara penggugat dan tergugat sudah terdaftar di KUA. Tapi dibatalkan tiba-tiba oleh tergugat. Pembatalan pernikahan yang sudah terdaftar di KUA harus melalui peradilan. Tak bisa serta merta dibatalkan begitu saja. Maka dari itu kami melakukan upaya hukum,” terang Mulyono.

Apalagi kata dia, tergugat membatalkan pernikahan yang sedianya digelar tanggal 19 Juli 2022 itu tanpa melalui musyawarah seperti saat menentukan jadwal pernikahan.

“Kabar pembatalan pernikahan membuat klien saya tersentak. Gedung dan sejumlah vendor untuk resepsi yang sudah dipesan jauh-jauh hari tak bisa ujug-ujug dibatalkan. Biaya resepsi juga paling banyak dikeluarkan oleh klien saya,” tutupnya.

Redaksi

Media Online Jawa Timur yang dikemas dengan bahasa santun, inspiratif dan faktual.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x