
Ponorogo, Jatim Today – Keindahan Telaga Ngebel tidak hanya memanjakan mata wisatawan, tetapi juga menjadi “mesin uang” utama bagi kas daerah Ponorogo. Setiap akhir pekan panjang, destinasi ini selalu ramai dikunjungi, membuat geliat ekonomi lokal ikut berdenyut lebih kencang.
Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Ponorogo, Judha Slamet Sarwo Edi menyebutkan, tren positif pariwisata sejak 2023 menjadi modal kuat untuk mengejar target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun ini sebesar Rp 6,5 miliar.
“Menjelang akhir tahun tidak boleh lengah. Event harus terus digulirkan agar Telaga Ngebel tetap ramai pengunjung,” kata Judha dalam keterangan tertulis yang diterima Jatimtoday.com, Jumat (12/9/2025).
Lonjakan wisatawan sempat terlihat saat libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW beberapa waktu lalu. Ribuan orang memadati kawasan Telaga Ngebel, membuat pedagang hingga penyedia jasa wisata ikut kecipratan rezeki. “Retribusi saat itu naik dua kali lipat dibanding akhir pekan biasa,” tambah Judha.
Data Pemkab Ponorogo mencatat, kontribusi pariwisata terhadap PAD terus merangkak naik. Pada 2023, capaian PAD dari sektor ini menembus Rp 4,4 miliar dari target Rp 3,7 miliar. Setahun berikutnya, nilainya bahkan menyentuh Rp 5 miliar. Angka tersebut menjadi pijakan optimisme menuju target Rp 6,5 miliar pada 2025.
Judha menegaskan, pengembangan pariwisata Ponorogo tidak hanya soal angka. Lebih dari itu, keberadaannya memberi multiplier effect bagi ekonomi masyarakat sekitar, mulai dari pedagang kecil, penyedia penginapan, hingga pelaku usaha transportasi lokal.
“Yang kita bangun adalah ekosistem pariwisata yang manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Jadi, tidak hanya sekadar mendongkrak PAD,” pungkasnya.
Tidak ada komentar