Kronologi Bus Rombongan RS Jember Kecelakaan di Jalur Bromo Probolinggo

jatimtodaycom
14 Sep 2025 22:23
2 menit membaca

Kecelakaan maut terjadi di jalur wisata Gunung Bromo, tepatnya di Jalan Raya Bromo, Desa Boto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, Minggu (14/9/2025) siang. Sebuah bus rombongan asal Jember mengalami rem blong hingga menabrak pembatas jalan dan sepeda motor.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo, Ipda Aditya Wikrama menjelaskan, insiden terjadi sekitar pukul 11.45 WIB saat bus Hino dengan nomor polisi P-7221-UG yang dikemudikan Al Bahri (60), warga Jember, melintas dari arah barat menuju timur. Bus tersebut mengangkut 52 penumpang.

“Setibanya di lokasi, kondisi jalan menurun dan menikung ke kiri. Diduga rem bus mengalami gagal fungsi sehingga kendaraan tidak terkendali. Bus kemudian bergerak ke kanan, menabrak guardrail, lalu menghantam sepeda motor N-2856-OE yang dikendarai Abdul Malik (27), warga Lumbang,” terang Ipda Aditya.

Benturan keras membuat bus terguling dan menyebabkan kepanikan di dalam kendaraan. Dari 52 penumpang, delapan orang meninggal dunia di lokasi. Sementara 44 lainnya mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan berbeda.

Para korban luka segera dievakuasi ke sejumlah fasilitas kesehatan terdekat. Antara lain RSUD dr. Saleh, RSU Ar-Rozy, RSU Tongas, serta Puskesmas Sukapura, Lumbang, dan Wonomerto.

Hingga kini, kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. Namun dugaan kuat sementara adalah rem blong saat kendaraan melaju di jalur menurun.

“Kami imbau pengemudi bus maupun kendaraan besar lain agar lebih waspada saat melintas di jalur Bromo yang rawan kecelakaan. Kondisi kendaraan, khususnya rem, harus benar-benar dipastikan dalam keadaan baik,” tambah Ipda Aditya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *