37 Adegan Saat Rekonstruksi Kasus Mutilasi Pacet di Indekos Surabaya

jatimtodaycom
17 Sep 2025 17:27
2 menit membaca

Satreskrim Polres Mojokerto menggelar rekonstruksi kasus mutilasi yang dilakukan tersangka Alvi Maulana (25) terhadap kekasihnya, Tiara Angelina Saraswati (25), di kamar kos kawasan Lidah Wetan, Surabaya, Rabu 17 September 2025.

Kasatreskrim Polres Mojokerto, AKP Fauzy Pratama mengatakan, total ada 37 adegan yang diperagakan. Mulai dari kedatangan tersangka ke kos, peristiwa pembunuhan, hingga proses pembuangan potongan tubuh ke Pacet, Mojokerto.

“Total ada 37 adegan, mulai dari kedatangan tersangka ke kos sampai dengan proses pembunuhan dan pembuangan barang bukti,” kata Fauzy.

Dalam salah satu adegan, Alvi memperagakan momen ketika ia menusuk korban di lantai dua dengan satu tusukan di leher sebelah kanan. Setelah memastikan korban tak bernyawa, tersangka menyeret tubuh Tiara ke kamar mandi di lantai bawah untuk dimutilasi.

Proses mutilasi berlangsung selama dua jam tanpa henti. Setelah itu, Alvi membersihkan lokasi kejadian sebelum membuang potongan tubuh korban ke Pacet.

“Mutilasi dilakukan sekitar dua jam non stop, kemudian malam harinya dilakukan pembuangan,” jelas Fauzy.

Dalam rekonstruksi, polisi juga memperagakan bagaimana tersangka menyimpan sebagian potongan tubuh di kamar kos. Ada yang disembunyikan di kamar mandi, ada pula yang diletakkan di balik laci lemari lantai dua. Sementara potongan yang dibuang ke Pacet dibawa menggunakan sepeda motor, dimasukkan ke dalam tas merah dan dua kantong plastik yang disimpan di jok motor.

Fauzy memastikan, aksi sadis tersebut dilakukan Alvi seorang diri. Sejauh ini, penyidik telah memeriksa belasan saksi dan masih akan memanggil saksi ahli untuk melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan ke kejaksaan.

“Seluruh rangkaian dilakukan sendiri oleh tersangka, tanpa ada bantuan pihak lain,” tegas Fauzy.

Pantauan di lokasi, jalannya rekonstruksi dijaga ketat aparat kepolisian. Garis polisi dipasang di pintu masuk gang menuju kos, sementara warga setempat tampak berkerumun menyaksikan dari kejauhan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *