Heboh Warga Surabayan Lamongan Ngaku Lihat Babi ‘Ngepet’ Berkeliaran Malam Hari

jatimtodaycom
25 Sep 2025 17:52
3 menit membaca

Lamongan – Suasana malam yang biasanya lengang di Desa Surabayan, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan, mendadak berubah mencekam. Warga digemparkan dengan kemunculan sosok hewan misterius yang diduga kuat sebagai babi ngepet pada Kamis (18/9/2025) sekitar pukul 23.30 WIB.

Kisah ini pertama kali dialami Mujiono (55), warga Dusun Kedangean, desa setempat. Malam itu, ia tengah bersiap mengantar istrinya bekerja. Dengan motor sudah menyala, ia berdiri di depan rumah sambil menunggu istrinya keluar. Namun, dari balik kegelapan jalan desa, pandangannya tiba-tiba terpaku pada sosok asing yang muncul tak jauh dari tiang listrik di pinggir jalan.

“Babi itu nongol di pojokan tiang listrik, dekat tempat duduk pinggir jalan. Awalnya samar, tapi semakin jelas wujudnya. Saya langsung merinding,” ungkap Mujiono, Kamis (25/9/2025).

Awalnya Mujiono mengira sosok itu hanyalah seekor kucing. Namun ukuran tubuhnya terlalu besar untuk disebut kucing, dan semakin ia amati, bentuknya benar-benar menyerupai babi, meski dengan ukuran yang tidak lazim.

“Badannya hitam, agak kecil dibanding babi biasa. Saya pelototi, ternyata memang babi. Suaranya khas, pog… pog… pog. Tapi kok aneh, bukan babi hutan, bukan pula babi ternak. Seumur hidup baru kali ini saya lihat,” tuturnya.

Mujiono sempat dibuat bimbang antara percaya pada apa yang ia lihat atau menganggapnya sekadar halusinasi karena suasana malam yang gelap. Namun suara dan gerakannya terlalu nyata untuk diabaikan.

Tak ingin berlama-lama, Mujiono mencoba meneriaki hewan tersebut. Teriakannya justru membuat bulu kuduknya semakin berdiri, karena hewan itu langsung bereaksi dengan berlari kencang ke arah utara. Dalam sekejap, sosok itu menghilang di tikungan jalan desa.

“Aku teriaki ‘babi!’, dia langsung lari kencang sekali, belok di tikungan, dan tiba-tiba hilang begitu saja. Padahal kalau babi biasa, pasti kelihatan ke mana larinya. Tapi ini raib,” ujarnya dengan nada masih penuh heran.

Kabar kemunculan sosok babi aneh itu cepat menyebar ke warga sekitar. Beberapa orang yang mendengar cerita Mujiono langsung datang ke lokasi keesokan harinya. Mereka penasaran, apalagi kisah tentang babi ngepet bukanlah hal asing di telinga masyarakat Jawa.

Sebagian warga menduga hewan itu hanyalah babi hutan yang tersesat dari kebun atau hutan sekitar. Namun, tidak sedikit pula yang mengaitkannya dengan cerita mistis babi ngepet—makhluk jadi-jadian yang konon dipelihara oleh orang yang ingin mencari kekayaan secara gaib.

“Kalau cuma babi hutan, kenapa bisa hilang tiba-tiba? Larinya cepat sekali, tak seperti hewan biasa,” kata seorang warga yang ikut penasaran.

Legenda babi ngepet memang sudah lama menjadi cerita turun-temurun. Sosok ini dipercaya bisa berubah dari manusia menjadi babi lewat ritual tertentu, biasanya demi mencari harta dengan cara gaib. Meski kebenarannya masih jadi perdebatan, setiap kabar penampakan babi misterius hampir selalu dikaitkan dengan legenda itu.

Mujiono sendiri mengaku masih bingung dengan apa yang dilihatnya malam itu. Meski ia mencoba menenangkan diri dengan berpikir itu hanyalah hewan liar, namun perasaan ganjil masih terus menghantuinya.

“Sampai sekarang kalau lewat situ malam-malam, saya masih terbayang. Rasanya aneh, seperti ada yang ngawasi,” pungkasnya.

Penampakan misterius itu kini jadi buah bibir warga Surabayan. Entah itu hanya babi hutan tersesat atau benar-benar babi ngepet, kisah Mujiono menambah panjang deretan cerita mistis yang masih hidup di tengah masyarakat Lamongan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *