Warung Pecel Juara Lamongan: Rasa Menggoda, Harga Murah Meriah

jatimtodaycom
8 Okt 2025 18:47
2 menit membaca

Lamongan – Dari luar, Warung Pecel Juara di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Lamongan, tampak seperti tempat makan pada umumnya. Ruangan terbuka disertai deretan kursi dan meja. Namun saat memasukinya, suasana seketika berubah. Terdapat bangku panjang dengan berbagai lauk mengisi gerabah liat yang tertata rapi di atasnya.

“Pecelnya ini yang paling dicari,” ujar Joies Julailistia, pengelola Warung Pecel Juara, sambil memeriksa sajian, Rabu (8/10/2025).

Warung Pecel Juara Jalan Jaksa Agung ini berdiri sekitar enam bulan. Meski tergolong baru, namanya cepat meluas di kalangan pecinta kuliner Lamongan. Selain di Jalan Jaksa Agung, satu cabang lain beroperasi lebih dulu di Jalan Wahidin, sekitar setahun lalu.

Yang istimewa di Warung Pecel Juara ini kata Joies, adalah sayuran yang dihidangkan. Berasal dari kebun sendiri.

“Toge dan kecambahnya kami tanam sendiri, jadi tahu benar proses dan kebersihannya,” tutur dia.

Sepiring nasi pecel dengan bumbu kacang gurih pedas manis, disajikan hangat dengan dua lembar tempe goreng di atasnya. Dibanderol hanya Rp6.000. Murah, tapi tidak murahan.

Selain pecel, Warung Pecel Juara juga menawarkan beragam menu rumahan seperti asam-asam balungan, rawon, cumi hitam, kare ayam kampung, hingga sop buntut. Harga makanan di sini berkisar antara Rp5.000 hingga Rp25.000.

“Yang datang macam-macam, ada pekerja kantor, sopir, mahasiswa, sampai ibu-ibu belanja. Ramainya biasanya pagi, siang, sampai malam,” kata Joies.

Menariknya lagi, warung berkonsep sederhana ini buka 24 jam tanpa libur. “Kalau ada event di Lamongan, tengah malam pun bisa ramai banget,” ujarnya sambil tertawa.

Warung Pecel Juara mungkin bukan restoran besar dengan pendingin ruangan atau dekorasi mewah. Tapi di balik kesederhanaannya, tersimpan ketulusan rasa, kerja keras, dan sentuhan lokal yang membuat siapa pun ingin kembali lagi.

Bagi Joies, mempertahankan cita rasa adalah kunci. Semua bumbu diracik sendiri, tanpa bahan instan. “Kalau masak harus niat, biar rasanya nyampai di hati pembeli,” katanya mantap.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *