Identifikasi Jenazah Korban Ponpes Ambruk Rampung Pekan Ini

jatimtodaycom
13 Okt 2025 18:51
2 menit membaca

Surabaya – Tim Disaster Victim Identification (DVI) gabungan menargertkan identifikasi jenazah korban tragedi Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo rampung pekan ini.

Saat ini, tersisa sembilan kantong jenazah dari 67 kantong jenazah yang diterima RS Bhayangkara semenjak tragedi terjadi.

Kabid Dokkes Polda Jatim Kombes M Khusnan Marzuki mengatakan sembilan sampel DNA ante mortem telah dikirimkan ke laboratorium untuk dicocokan dengan sampel DNA post mortem.

“Semua bahan dari pos mortem sudah kami kirim ke Jakarta dari sembilan jenazah yang masih tersisa. Saya sudah berkontak dengan Pusdokkes, harapan kami sih minggu-minggu ini selesai ya,” kata Khusnan.

Khusnan menyampaikan lamanya proses identifikasi tergantung dari kondisi bahan yang telah dikirimkan.

“Terergantung nanti sampel itu apakah ada kesulitan dari dari bahannya itu rusak atau bagaimana, tapi harapan kami secepatnya bisa teridentifikasi dengan baik dan teliti,” ujarnya.

Namun, sejauh ini kata Khusnan belum ada permintaan mengirim sampel ulang sehingga proses identifikasi akan terus dilakukan.

“Kalau saya dulu ini sampel ini katanya harus dihapus. Oke, kemudian ngirim sampel baru. Namun, yang 9 ini belum ada perintah untuk ngirim sampel. Jadi,”itu masih diputar lagi. Harapan kami 3 hari, 4 hari ke depan sudah selesai semua gitu,” jelasnya.

Sampai saat ini, total ada 55 korban dari 67 kantong jenazah yang berhasil diidentifikasi sehingga sisa sembilan kantong jenazah.

Berdasarkan data ante mortem yang melaporkan hilang yaitu 63 korban sehingga tersisa delapan orang yang belum ditemukan. (mcr23/jpnn)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *