
Kota Pasuruan – Misteri hilangnya pompa air di sejumlah masjid dan musala Kota Pasuruan, terungkap. Petugas kepolisian akhirnya menangkap si pencuri berkat rekaman CCTV yang terpasang di lokasi kejadian.
Aksi terakhir pencurian pompa air terjadi di Musala As-Siddiq Jalan KH Samanhudi, Kelurahan Sekargadung, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, pada Sabtu (27/9/2025).
Ketika itu, salah seorang pengurus musala menyadari pompa air tempat ibadah tersebut raib ketika hendak salat maghrib. Usai rekaman CCTV diperiksa, terlihat seorang pria berusia sekitar 50 tahun menggunakan sepeda motor bebek warna hitam dan menutupi wajah dengan kain, mengambil pompa air.
Anggota Unit Reskrim Polsek Purworejo Polres Pasuruan Kota kemudian menyelidikinya.
engurus masjid setempat, baru menyadari kehilangan saat hendak melaksanakan salat Maghrib dan mendapati pompa air di musholla sudah tidak ada.
Kapolsek Purworejo, Kompol Muljono mengatakan, hasil penyelidikan akhirnya diketahui terduga pelaku adalah pria berinisial NC (50), warga Desa Ngabar, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan.
Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengakui telah melakukan pencurian pompa air di enam lokasi, baik masjid maupun musala yang berada di wilayah Kota Pasuruan.
“Sudah kami periksa dan saat ini kami tahan karena yang bersangkutan sudah ditetapkan tersangka,”ujar Kompol Muljono,Selasa (14/10/2025).
Dari tangan pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti sebuah pompa air merek Shimizu dan sebuah sepeda motor bebek warna hitam tanpa surat kendaraan. Selain itu, sejumlah peralatan yang digunakan untuk beraksi juga turut diamankan.
Di kesempatan lain, Kapolres Pasuruan Kota AKBP Davis Bucin Siswara membenarkan adanya ungkap kasus pencurian tersebut berkat rekaman CCTV.
“Benar, kasus sudah ditangani Unit Reskrim Polsek Purworejo,” ujar AKBP Davis.
Ia menjelaskan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus ini tidak lepas dari peran penting rekaman CCTV yang dipasang di tempat ibadah.
“CCTV menjadi alat bantu utama kami dalam mengidentifikasi dan melacak pelaku,” kata AKBP Davis.
Program 10.000 CCTV lanjut AKBP Davis terbukti efektif dalam mempercepat pengungkapan tindak kriminal di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota.
“Melalui program 10.000 CCTV di seluruh titik strategis dan tempat publik atau peribadatan, Polres Pasuruan Kota terus berkomitmen menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh warga,” pungkas AKBP Davis.
Tidak ada komentar