Wisudawan Universitas Ciputra Surabaya Dirikan Garuda Futsal League, Cetak Atlet Muda

jatimtodaycom
1 Nov 2025 18:27
2 menit membaca

Surabaya – Empat wisudawan Program Studi International Business Management (IBM) Universitas Ciputra Surabaya berhasil melahirkan liga futsal profesional bertajuk Garuda Futsal League (GFL), sebuah kompetisi yang fokus mencetak talenta muda menuju level profesional.

Mereka adalah Muhammad Akhva Aulia Nusantara, Andhika Putra Firmansyah, Muhammad Lazuardi Firdausa dan Daffa Nushshar Ardhastya. Proyek tugas akhir ini bahkan menawarkan keistimewaan. Selain pendaftaran gratis juga ada pembagian jersey secara cuma-cuma, hadiah puluhan juta rupiah serta kesempatan training camp bersama klub profesional.

Menurut Muhammad Lazuardi Firdausa, GFL diawali dari hobi futsal dan kepedulian pada pemain muda.

“Kami ingin mewadahi teman-teman berbakat agar punya jenjang ke level profesional. Event kami gratis, pemain dapat jersey, bahkan suporter ikut dapat benefit. Jadi sekolah-sekolah sangat antusias,” ungkapnya, Sabtu (1/11/2025).

Selama dua tahun berjalan, GFL sukses digelar di Surabaya dan Malang, bekerja sama dengan AFP Jatim untuk scouting pemain menuju Pra-PON 2026. Beberapa pemain terpilih bahkan sudah mengikuti training camp di Bintang Timur Surabaya dan Unggul FC Malang, serta mendapat peluang tampil di level profesional.

Di balik pencapaian itu, tersimpan kisah inspiratif. Lazuardi tetap aktif mengelola liga meski tengah berjuang melawan tumor ganas.

“Sebelum operasi, saya harus menyelesaikan skripsi dan sidang. Setelah itu fokus sembuh dan lanjut bangun GFL. Meski sakit, saya tetap hadir setiap pertandingan. Ini tanggung jawab dan mimpi kami,” ujarnya mantap.

Selain pembinaan atlet, GFL juga menggerakkan ekonomi kreatif. Event ini menggandeng musisi muda lokal, UMKM sekitar venue, serta membuka peluang kerja bagi mahasiswa.

“Target kami jelas: keberlanjutan. Kami ingin GFL hadir di berbagai kota Indonesia dan menjadi bagian dari pertumbuhan industri olahraga dan hiburan tanah air,” tutup Akhva.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *