
Trenggalek – Tanah Longsor mengubur sebuah rumah di Dusun Banaran, Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, Minggu (2/11/2025). Lima penghuni rumah menjadi korban, dua orang diantaranya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.
Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki menjelaskan, selain ditemukan meninggal dunia, dua anggota keluarga juga belum ditemukan. Sementara satu penghuni mengalami luka-luka.
Menurutnya, bencana longsor diduga akibat hujan deras mengguyur Kecamatan Bendungan, sejak Sabtu (1/11/2025) siang kemarin. Guyuran hujan kemudian diduga mengikis tebing hingga mengubur rumah Sarip, warga setempat.
“Lalu menyebabkan tanah longsor selebar 5 meter x 15 meter (hingga) menutup jalur utama dan menimbun rumah milik Sarip yang berusia 60 tahun,” ujarnya, Minggu, (2/11/2025).
Ridwan merinci, korban meninggal dunia atas nama Sarip, istri Sarip bernam Welas (53). Sementara Wijianto (30) yang berada di dalam rumah dengan kondisi luka-luka.
“Sementara Fajar Puji Wibowo (19) masih pencarian serta Rohman (5) juga masih dalam pencarian,” lanjutnya.
Pihaknya mengaku selain korban jiwa, longsor juga mengakibatkan kerugian materiil mencapai Rp 250 juta.
Ridwan menyebut, saat ini hujan di wilayah Kecamatan Bendungan saat ini sudah mereda. Meski begitu, cuaca terpantau mendung. Pihaknya pun mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada karena dikhawatirkan akan terjadi longsor susulan
“Mohon tingkatkan kewaspadaan guna mengantisipasi bila terjadi longsor susulan,” pungkasnya.
Tidak ada komentar