Hening Cipta di Tengah Riuh Jalanan Kota Surabaya Peringati Hari Pahlawan

jatimtodaycom
10 Nov 2025 14:54
2 menit membaca

Surabaya – Senin, 10 November 2025, pukul 08.15 WIB, denyut kehidupan di jantung Kota Surabaya tiba-tiba diajak berhenti sejenak. Di simpang empat Darmo – Polisi Istimewa dan persimpangan Darmo – Diponegoro, kendaraan dari segala arah mendadak terdiam. Tak ada deru mesin, tak ada klakson yang bersahutan. Hanya sunyi yang turun perlahan, menyelimuti jalan raya yang biasanya riuh oleh lalu lintas kota.

Petugas Satlantas Polrestabes Surabaya berdiri tegap di tengah jalan, mengenakan seragam lengkap. Mereka mengangkat tangan memberi isyarat hening. Dalam satu komando yang serentak, seluruh pengguna jalan pengemudi, ojek daring, hingga pejalan kaki turut larut dalam momen 60 detik penghormatan itu.

Bendera merah putih kecil dibagikan, melambai di tangan-tangan yang masih menunduk dalam diam. Sinar matahari menembus sela pepohonan di sepanjang Jalan Darmo, memantulkan cahaya keemasan pada helm, kaca mobil, dan wajah-wajah yang khidmat.

Tak ada kata yang terucap, namun suasana berbicara banyak. Di balik diam itu, terbayang kisah para pahlawan yang gugur demi kemerdekaan negeri ini. Semangat mereka seolah hidup kembali dalam dada setiap orang yang berdiri di jalan pagi itu sebuah pengingat bahwa kemerdekaan bukan hadiah, melainkan warisan perjuangan yang mesti dijaga.

Usai satu menit yang penuh makna itu, suara mesin perlahan kembali terdengar. Kota pun kembali bergerak. Namun ada sesuatu yang berbeda: seberkas rasa haru dan hormat masih menggantung di udara, menjadi penanda bahwa semangat kepahlawanan tak pernah benar-benar padam di Surabaya Kota Pahlawan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *