Seekor Kelabang di Menu MBG SMAN 15 Surabaya

jatimtodaycom
14 Nov 2025 16:06
2 menit membaca

Surabaya – Kabar mengejutkan merebak di SMAN 15 Surabaya setelah sebuah foto tersebar luas di media sosial yang menampilkan seekor kelabang tampak berada di antara sayur dalam porsi Menu Bergizi Gratis (MBG).

Temuan yang hanya terjadi pada satu porsi itu sontak memicu pertanyaan publik mengenai keamanan makanan yang selama ini dibagikan kepada ribuan siswa.

Kepala SMAN 15 Surabaya, Johanes Mardijono, membenarkan kejadian tersebut. Dengan nada berhati-hati, ia mengurai kembali momen yang terjadi saat pembagian MBG pada Kamis, 13 November 2025.

“Iya, cuma satu. Maksudnya pas ya seperti biasa membagi terus ada anak-anak pas makan gitu terus di sayurnya aja ada itu. Itu ada kelabangnya,” ujarnya, Jumat (14/11/2025).

Menurutnya, siswa yang menemukan langsung melapor tanpa kepanikan berlebihan. Bahkan, sebelum melapor, mereka sempat merekam kondisi porsi makanan yang di dalamnya tampak jelas hewan berkaki seribu itu bergerak.

Pihak sekolah kemudian meneruskan laporan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bertanggung jawab atas pengolahan MBG. Porsi bermasalah itu langsung dikembalikan ke penyedia makanan.

“Ya enggak dimakan, jadi dikembalikan. Kita kan enggak membuang ya, kita tunjukkan biasa gitu. Ya dibawa ke tempatnya itu, maksudnya di bawah SPPG-nya. Hanya satu porsi,” terangnya.

Johanes tidak menutup-nutupi bahwa insiden ini bukan kali pertama terjadi. Ia mengingat kembali bagaimana pada Kamis, 18 September 2025, sejumlah siswa juga mengeluhkan makanan MBG yang disajikan dalam kondisi basi. Kala itu, pihak sekolah bergerak cepat berkoordinasi dengan SPPG Gayungan supaya masalah serupa tidak terulang.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa sekolah tidak memiliki kewenangan untuk menghentikan program MBG. Pihaknya hanya dapat melaporkan setiap kendala lapangan yang terjadi.

“Jadi gini, kalau sekolah ini kan penerima manfaat. Ya hanya menginfokan saja ini ada kendala, kalau ada ini kita infokan saja,” ujarnya.

Hingga saat ini, Johanes memastikan distribusi MBG untuk 1.284 siswa SMAN 15 Surabaya tetap berjalan seperti biasa. Ia juga menegaskan bahwa seluruh siswa dalam keadaan sehat dan tidak mengalami gangguan kesehatan akibat temuan kelabang tersebut.

Peristiwa kecil ini kembali menyalakan sorotan publik terhadap kualitas MBG di Surabaya, program ambisius yang terus menuai perhatian, baik karena manfaatnya maupun sejumlah kendala yang masih membayangi pelaksanaannya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *