
Surabaya – Sebuah kedai makan sederhana yang akrab disapa Warmindo di Jalan Kendangsari Gang I, Kelurahan Kendangsari, Kecamatan Tenggilis Mejoyo, Surabaya, mendadak berubah menjadi kobaran merah pada Senin pagi, 17 November 2025, tepat pukul 06.22 WIB. Dentuman kecil disertai kepulan asap membuat warga sekitar panik. Dugaan awal, kebakaran dipicu oleh tabung LPG yang bocor.
Kepala Bidang Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, Wasis Sutikno, memastikan pihaknya bergerak dalam hitungan detik setelah laporan warga masuk.
“Unit kami dari Rayon 3 Rungkut berangkat pukul 06.23 WIB dan tiba di lokasi dua menit kemudian, pada 06.25 WIB. Tim langsung melakukan pemadaman,” ujarnya dalam keterangan tertulis.
Dua unit tempur diterjunkan untuk menjinakkan api yang melalap bangunan berukuran sekitar 4 x 5 meter itu. Dalam tempo kurang dari sepuluh menit, tepatnya pukul 06.32 WIB, api berhasil ditaklukkan. Situasi kemudian dinyatakan benar-benar aman pada pukul 06.43 WIB.
“Penyebab kebakaran diduga berasal dari LPG yang nggebros (bocor),” tambah Wasis.
Warung makan tersebut diketahui milik NR, warga Driyorejo, Kabupaten Gresik. Meski bangunan hangus terbakar, Wasis menegaskan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden tersebut.
“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” tegasnya.
Selain DPKP Surabaya, sejumlah unsur lain turut bergerak cepat: BPBD, PLN, Tim Gerak Cepat (TGC) Selatan, Posko Jemur, hingga Satpol PP Tenggilis Mejoyo.
“Kebakaran pagi hari itu berhasil ditangani cepat berkat respons sigap petugas dan laporan cepat warga,” tutup Wasis.
Tidak ada komentar