Surabaya Gateway and Service Centre DHL Express Percepat Ekspor Impor di Jatim

jatimtodaycom
4 Des 2025 19:00
3 menit membaca

Surabaya – Infrastruktur logistik Jawa Timur memasuki babak baru. DHL Express resmi membuka Surabaya Gateway and Service Centre, fasilitas terpadu seluas 10.000 m² yang dirancang untuk mempercepat layanan ekspor–impor dan memperkuat posisi Jawa Timur sebagai pusat industri dan perdagangan internasional.

Fasilitas ini menjadi salah satu yang paling modern di Indonesia, menonjol karena kecepatan layanan, sistem keamanan berlapis, serta konektivitas langsung ke jalur perdagangan global.

Peresmian dilakukan oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Senior Technical Advisor DHL Express Indonesia Ahmad Mohamad, serta Senior Vice President Network Operations & Aviation – Asia Pacific Peter Bardens.

Layanan Lebih Cepat, Barang Ekspor Tembus ASEAN Dalam 1 Hari

Dengan lokasi hanya 15 menit dari Bandara Internasional Juanda, Surabaya Gateway menggabungkan operasi gateway dan service centre dalam satu area. Model ini mempercepat proses sortir, memotong waktu perpindahan barang, dan memangkas waktu pengantaran.

DHL menjanjikan layanan yang menjadi daya tarik utama pelaku usaha:

1 hari ke seluruh negara ASEAN

2 hari ke Australia, Tiongkok, Eropa, dan Amerika Utara

3 hari ke Amerika Latin dan sebagian Afrika

Konektivitas ini diperkuat penerbangan langsung DHL dari Singapore–Surabaya, serta integrasi ke South Asia Hub di Singapura, pusat logistik utama DHL untuk pasar Asia.

“Surabaya adalah pintu global bagi Jawa Timur. Dengan fasilitas ini, UKM hingga korporasi bisa menjangkau dunia lebih cepat dan efisien,” ujar Ahmad Mohamad, Kamis (4/12/2025).

Fasilitas Berstandar Global: 195 CCTV, 5 X-ray, dan Sistem Konveyor Modern

Surabaya Gateway dibangun dengan investasi lebih dari EUR 9 juta dan dilengkapi teknologi penanganan barang kelas dunia. Di antaranya:

195 CCTV beroperasi 24/7 dengan rekaman 30 hari

5 unit X-ray terbaru berteknologi threat detection

Unit Load Device (ULD) build-up, memudahkan loading/unloading kontainer udara

Sistem roller deck, conveyor belt, dan conveyor optic untuk memastikan setiap barang memiliki jalur pergerakan terverifikasi

In-house customs area untuk percepatan proses bea cukai

Tempat Penimbunan Sementara (TPS) impor dan ekspor

Fasilitas ini juga menempatkan petugas Bea Cukai di dalam area operasional sehingga pemeriksaan, verifikasi dokumen, dan pelepasan barang bisa dilakukan tanpa hambatan.

Wakil Gubernur Emil Dardak menyebut kehadiran fasilitas ini sebagai “fondasi penting memperkuat daya saing Jawa Timur dan mempercepat Indonesia menuju visi sebagai pusat logistik global,”

Daya Dorong Ekonomi Jawa Timur

Jawa Timur dikenal sebagai basis industri tekstil, kulit, furnitur, makanan-minuman, dan manufaktur. Fasilitas baru DHL ini diproyeksikan mendorong:

Pertumbuhan volume pengiriman 2% per tahun

Kecepatan ekspor berbasis udara

Efisiensi rantai pasok untuk Surabaya, Gresik, Pasuruan, hingga Malang

DHL Express sendiri telah beroperasi di Indonesia sejak 1973 dan kini memiliki 7 gateway, 49 service center, serta lebih dari 1.121 karyawan. Surabaya menjadi salah satu jaringan terpenting setelah Jakarta dan Batam.

Keamanan & Kepatuhan Berstandar Tinggi

DHL Express Indonesia mempertahankan reputasi sebagai penyedia layanan logistik dengan standar compliance ketat, termasuk:

ISO 9001 untuk sistem manajemen mutu

ISO 45001 untuk keselamatan kerja

Sertifikasi Authorized Economic Operator (AEO) – kurir express pertama di Indonesia

Sertifikasi Regulated Agent (RA) untuk keamanan barang ekspor

Target sertifikasi TAPA untuk fasilitas Surabaya

Selain itu, DHL menggunakan aplikasi Prophecy untuk memastikan nilai barang dan biaya angkut tercatat akurat dalam pemberitahuan pabean.

Dukungan Terhadap Logistik Ramah Lingkungan

Sebagai bagian dari strategi keberlanjutan global DHL Group, fasilitas ini juga memperkuat penggunaan teknologi hijau. DHL Indonesia telah mengoperasikan:

28 kendaraan listrik operasional

Penerapan solar power di sejumlah fasilitas

Pemanfaatan Sustainable Aviation Fuel (SAF) untuk jaringan penerbangan internasional


DHL menargetkan 60% armada darat bertenaga listrik pada 2030 dan logistik net-zero emission pada 2050.

Mendorong Misi Besar Indonesia 2045

Investasi DHL sejalan dengan target besar pemerintah menjadikan Indonesia pusat logistik dunia pada 2045. Dengan kontribusi Jawa Timur yang mencapai 15% PDB nasional, fasilitas ini diyakini memperkuat posisi provinsi tersebut sebagai hub ekonomi kawasan barat dan timur Indonesia.

“Kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta seperti DHL Express adalah kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” kata Emil Dardak.

Fasilitas ini sekaligus menegaskan komitmen DHL: Empowering East Java, connecting to the world.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *