Rakernas IMA 2025 di Surabaya: Dorong UMKM Naik Kelas Sambil Galang Donasi Banjir Sumatera

jatimtodaycom
6 Des 2025 10:50
3 menit membaca

Surabaya – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan UMKM–Tourism Award 2025 Indonesia Marketing Association (IMA) di Surabaya tak hanya menjadi forum penguatan sektor pemasaran dan UMKM nasional, tetapi juga ajang solidaritas bagi korban bencana.

Pemerintah Kota Surabaya berharap hadirnya para pakar pemasaran dari seluruh Indonesia ini mampu mendorong UMKM lokal semakin ‘tajir’ dan naik kelas, sekaligus menggerakkan kepedulian untuk korban banjir besar yang melanda Sumatera.

Harapan tersebut disampaikan Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Surabaya, Febrina Kusumawati, dalam acara Welcome Dinner Rakernas IMA di Ruang Sawunggaling, Balai Kota Surabaya, Jumat (5/12/2025) malam.

Febrina menegaskan, Surabaya beruntung menjadi tuan rumah Rakernas karena IMA merupakan wadah berkumpulnya figur papan atas dunia pemasaran, mulai dari pengusaha, profesional, akademisi, hingga perbankan. Menurutnya, kekuatan pengetahuan dan jejaring yang dibawa para praktisi ini penting untuk mempercepat UMKM Surabaya naik tingkat.

“Harapan besar bahwa IMA juga membantu Surabaya, khususnya UMKM biar bisa tajir untuk naik kelas. Pak Haka tadi juga menyampaikan, ojo kakehan teori, ayo budal kabeh. Itu yang jadi harapan kami, dan kemarin Pak Wali Kota juga menyampaikan hal yang sama,” ujar Febrina.

Pemkot Surabaya, lanjutnya, telah menyiapkan UMKM terkurasi untuk tampil dalam exhibition UMKM–Tourism Award. Sejumlah pelaku usaha bahkan dinilai sudah layak ekspor.

Presiden IMA Chapter Surabaya, Yusuf Wiharto, sepakat bahwa UMKM Surabaya memiliki potensi besar, namun memerlukan dorongan kuat pada aspek edukasi, terutama digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI).

“Sekarang ini bukan hanya digital saja, tetapi sudah masuk era AI. Kalau kita belum digital lalu ada AI, bagaimana kita bisa melangkah ke depan,” tegasnya.

Yusuf menambahkan bahwa Rakernas kali ini menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas para marketer nasional dalam membangun UMKM, sekaligus momentum untuk berbagi kepada masyarakat yang sedang tertimpa musibah.

Pada kesempatan yang sama, IMA mengumumkan penggalangan dana untuk korban banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat. Ajakan donasi diumumkan langsung dalam Welcome Dinner tersebut.

IMA Chapter Surabaya membuka donasi dengan kontribusi awal Rp25 juta, kemudian disusul oleh chapter IMA dari berbagai daerah. Seluruh dana akan disalurkan melalui Bank Duta Surabaya.

“Saya menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang sedang dialami saudara-saudara kita di Sumatera. Semoga kita dapat membantu mereka dengan kekuatan yang kita miliki,” kata Yusuf.

Sementara itu, Presiden IMA Pusat, Suparno Djasmin, menjelaskan bahwa Rakernas dan UMKM–Tourism Award merupakan bagian dari program besar IMA yang telah berjalan tiga tahun. Kegiatan ini mencakup kurasi dan kompetisi UMKM terbaik dari 105 chapter seluruh Indonesia.

Rakernas kali ini juga menjadi forum evaluasi pencapaian IMA sepanjang 2025 dan penetapan target 2026, termasuk penambahan anggota menjadi minimal 9.000 orang, ekspansi chapter, penguatan sertifikasi Certified Professional Marketer (CPM), serta program keberlanjutan dan kerjasama pemerintah.

“Saya menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang sedang dialami saudara-saudara kita di Sumatera. Semoga kita dapat membantu mereka dengan kekuatan yang kita miliki,” kata Yusuf.

Sementara itu, Presiden IMA Pusat, Suparno Djasmin, menjelaskan bahwa Rakernas dan UMKM–Tourism Award merupakan bagian dari program besar IMA yang telah berjalan tiga tahun. Kegiatan ini mencakup kurasi dan kompetisi UMKM terbaik dari 105 chapter seluruh Indonesia.Ra

Suparno menegaskan, Surabaya dipilih bukan hanya karena kekuatan ekonominya, tetapi juga simbol historis sebagai kota tempat IMA didirikan oleh Hermawan Kartajaya.

“Semoga kegiatan UMKM–Tourism Award dan Rakernas ini memberikan manfaat seluas-luasnya bagi seluruh stakeholder IMA di Surabaya,” tutupnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *