
Surabaya – Watga Tembok Dukuh, Kecamatan Bubutan, Surabaya, panik saat api berkobar hebat melahap deretan kios semi permanen di Jalan Pawiyatan, Sabtu (13/12/2025) dan menghanguskan 13 sepeda motor yang tersimpan di dalam sebuah bengkel.
Peristiwa itu terjadi ketika sebagian besar warga masih terlelap. Sekitar pukul 02.29 WIB, kobaran api pertama kali diketahui warga dan segera dilaporkan ke petugas pemadam kebakaran. Dalam hitungan menit, asap pekat membumbung tinggi, disertai jilatan api yang kian membesar dan merembet ke kios-kios di samping bengkel.
Tak lama berselang, suara sirene memecah keheningan malam. Unit pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 02.34 WIB dan langsung berjibaku melawan api. Petugas dengan sigap menyemprotkan air ke titik-titik api yang terus menyala, berusaha mencegah kobaran menjalar lebih luas ke bangunan lain di sekitarnya.
Api pokok akhirnya berhasil dijinakkan sekitar pukul 02.42 WIB. Namun, petugas masih harus melakukan proses pendinginan dan pengamanan lokasi hingga lebih dari setengah jam kemudian. Baru pada pukul 03.17 WIB, situasi benar-benar dinyatakan kondusif.
Kebakaran ini menghanguskan tiga kios semi permanen, masing-masing berukuran sekitar 2,5 x 3 meter. Yang paling parah, 13 sepeda motor milik pemilik bengkel tak tersisa, seluruhnya ludes dilalap api. Bengkel tersebut diketahui dalam kondisi tutup dan tidak ada aktivitas saat kebakaran terjadi.
Tak hanya itu, satu unit mobil Daihatsu Terios yang terparkir di sekitar lokasi juga ikut terimbas. Meski tidak terbakar, bagian spion kendaraan mengalami kerusakan akibat panas dan sambaran api.
Kepala Bidang Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya, Wasis Sutikno, mengatakan penanganan kebakaran dilakukan cepat untuk mencegah dampak yang lebih luas. Enam unit armada dikerahkan ke lokasi, terdiri dari unit tempur dan tim rescue, dengan dukungan BPBD, Satpol PP, serta PLN.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian materi diperkirakan cukup besar, terutama akibat hangusnya belasan sepeda motor dan kios usaha warga.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui. Petugas masih melakukan penelusuran lebih lanjut untuk memastikan asal mula api yang mengubah dini hari di Tembok Dukuh itu menjadi malam penuh kepanikan.
Tidak ada komentar