
Surabaya – Musyawarah Wilayah (Muswil) Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (DPW PKB) Jawa Timur yang dijadwalkan berlangsung pada 19 Desember 2025 di Hotel JW Marriott Surabaya menjadi momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi dan soliditas kader partai.
Manager Steering Committee (SC) Muswil PKB Jawa Timur, Thoriqul Haq, menegaskan bahwa Muswil tidak sekadar agenda rutin organisasi. Lebih dari itu, forum tersebut menjadi ruang penting untuk memperkokoh kebersamaan internal sekaligus menyiapkan arah kepemimpinan PKB Jawa Timur ke depan.
“Muswil ini bukan hanya ajang konsolidasi dan penguatan kader, tetapi juga menjadi sarana penjaringan aspirasi dari bawah terkait agenda dan arah PKB Jawa Timur ke depan,” ujar Thoriqul Haq yang akrab disapa Cak Thoriq, Selasa (16/12/2025).
Cak Thoriq menjelaskan, dalam Muswil kali ini setiap Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB se-Jawa Timur diminta mengusulkan nama calon Ketua DPW PKB Jatim. Usulan tersebut diharapkan benar-benar mencerminkan aspirasi kader di tingkat daerah sekaligus memperkuat praktik demokrasi internal partai.
“Setiap DPC kami dorong untuk mengajukan nama sebagai bentuk partisipasi aktif dalam menentukan arah kepemimpinan PKB Jawa Timur ke depan,” katanya.
Mantan Bupati Lumajang itu menegaskan bahwa seluruh kader memiliki kesempatan yang sama untuk memimpin PKB Jawa Timur. Muswil, menurutnya, menjadi ruang terbuka bagi kader untuk mengekspresikan gagasan dan mengambil peran dalam proses pemilihan Ketua DPW PKB Jatim.
“Muswil ini bersifat musyawarah, yang memberikan ruang bagi seluruh DPC untuk ikut menentukan siapa yang akan memimpin PKB Jawa Timur ke depan,” tuturnya.
Saat ini, panitia Muswil PKB Jawa Timur telah menerima sejumlah nama yang diusulkan oleh beberapa DPC, di antaranya dari Pasuruan, Surabaya, Lumajang, dan Bangkalan.
“Kami sudah mengantongi beberapa nama yang disetorkan oleh DPC. Kami berharap DPC lainnya segera mengusulkan kader terbaiknya untuk maju sebagai Ketua DPW PKB Jawa Timur,” pungkas Cak Thoriq.
Tidak ada komentar