
Surabaya – Suasana pagi yang tenang di Jalan Dupak Timur Gang 2, Kelurahan Jepara, Kecamatan Bubutan, Surabaya, mendadak berubah mencekam. Lantai dua sebuah rumah tiba-tiba ambruk, Rabu (7/1/2026) pagi. Insiden itu tak hanya merusak bangunan, tetapi juga mengancam nyawa satu keluarga yang berada di dalamnya.
Peristiwa tersebut menyebabkan seorang penghuni rumah mengalami luka, sementara dua anggota keluarga lainnya, seorang ibu dan anak, sempat terjebak di kamar lantai dua di tengah kepanikan.
Jeritan minta tolong terdengar di antara puing-puing bangunan yang runtuh, sebelum akhirnya petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya datang memberikan pertolongan.
Kepala Bidang Pemadaman DPKP Kota Surabaya, M Rokhim, menjelaskan laporan kejadian diterima pada pukul 07.01 WIB. Hanya berselang satu menit, tim rescue langsung dikerahkan ke lokasi.
“Begitu menerima laporan, petugas langsung bergerak. Tim tiba di lokasi sekitar pukul 07.07 WIB,” ujar Rokhim.
Menurutnya, bagian rumah yang ambruk merupakan dek cor lantai dua di area dapur. Struktur bangunan yang sudah termakan usia diduga kuat menjadi penyebab utama runtuhnya lantai tersebut.
“Bangunannya sudah cukup tua, sehingga kekuatan strukturnya tidak lagi optimal menahan beban,” jelasnya.
Adapun korban dalam kejadian ini adalah satu keluarga. Mereka yakni Nanang Tunggal Winardi (52), pemilik rumah, istrinya Safitri Widowati (51), serta putri mereka Cedrica Nadja Safina (10).
Saat peristiwa terjadi, ketiganya berada di lantai dua. Namun nahas, ketika dek cor ambruk, Nanang yang berada di area dapur seketika terjatuh ke lantai dasar bersama runtuhan bangunan.
Benturan keras tak terhindarkan. Nanang mengalami luka di bagian tangan dan dahi akibat tertimpa puing-puing material bangunan. Sementara itu, Safitri dan Cedrica terjebak beberapa menit di kamar lantai dua, menunggu uluran tangan petugas di tengah rasa takut dan panik.
Beruntung, upaya penyelamatan berjalan cepat. Tim Rescue DPKP Kota Surabaya berhasil mengevakuasi seluruh korban dari lokasi kejadian.
“Alhamdulillah semua korban berhasil dievakuasi. Dua korban yang sempat terjebak di lantai dua dalam kondisi selamat,” pungkas Rokhim.
Peristiwa ini menjadi pengingat betapa pentingnya pengecekan rutin terhadap kondisi bangunan, terutama rumah-rumah lama, agar kejadian serupa tidak kembali mengancam keselamatan warga.
Tidak ada komentar