
Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah Kedinding, Surabaya, kembali bersiap menggelar agenda keagamaan berskala besar bertajuk Majelis Dzikir, Maulidurrasul SAW, dan Haul Akbar 2026. Kegiatan tahunan ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, mulai Sabtu malam hingga Ahad pagi, 24–25 Januari 2026, bertepatan dengan 6 Sya’ban 1447 H.
Kegiatan akan dipusatkan di kompleks Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah, Jalan Kedinding Lor Nomor 99, Kota Surabaya. Haul Akbar ini digelar untuk mengenang dan meneladani jejak spiritual para tokoh besar Islam, di antaranya Baginda Rasulullah Muhammad SAW, Syaikh Abdul Qodir Al Jailani r.a, Syaikh Ahmad Rahmatullah (Sunan Ampel) r.a., Syaikh Muhammad Utsman Al Ishaqy r.a., serta Syaikh Achmad Asrori Al Ishaqy r.a.

Perhelatan ini diselenggarakan oleh Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah bersama Jamaah Al Khidmah dan Jamaah Thariqah Qadiriyyah wan Naqsyabandiyyah Al Utsmaniyah. Selain sebagai agenda religius, Haul Akbar menjadi wadah kebersamaan umat Islam dalam berdzikir, bershalawat, serta mengkhatamkan Al-Qur’an.
Ketua Panitia Haul Akbar 2026, H. Nasiruddin, S.Pd., M.M., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan puncak dari rangkaian majelis dzikir yang telah dilaksanakan di berbagai daerah, baik di dalam maupun luar negeri.
“Haul Akbar ini menjadi muara dari ribuan majelis Al Khidmah yang tersebar di berbagai wilayah. Jamaah diperkirakan hadir tidak hanya dari seluruh Indonesia, tetapi juga dari luar negeri seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Korea, Arab Saudi, Hong Kong, Australia, Yaman, hingga Mesir,” ujar Nasiruddin.

Ia menambahkan, Haul Akbar Al Fithrah tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi juga memiliki misi pembinaan akhlak dan penguatan spiritual umat, khususnya generasi muda, di tengah tantangan globalisasi.
Terkait jumlah peserta, panitia memprediksi antusiasme jamaah akan sangat besar. “Kami memperkirakan ratusan ribu jamaah akan memadati kawasan Jalan Kedinding Lor dan sekitarnya. Mereka berasal dari berbagai kalangan, mulai dari habaib, masyayikh, para kiai, ibu nyai, santri, alumni Al Fithrah, hingga masyarakat umum,” jelasnya.
Rangkaian kegiatan Haul Akbar 2026 dibagi menjadi dua sesi utama. Pertama, Majelis Dzikir wa Khatmil Al-Qur’an serta Dzikir Fida’ yang dilaksanakan pada Sabtu malam ba’da Magrib. Kedua, Majelis Dzikir wa Maulidur Rasul SAW yang digelar pada Ahad pagi mulai pukul 07.00 WIB. Seluruh acara diisi dengan dzikir, pembacaan manaqib, Maulidur Rasul SAW, mauidhoh hasanah, dan doa bersama.
Panitia memastikan seluruh kebutuhan kegiatan dilaksanakan secara swadaya, dengan dukungan jamaah dan masyarakat. Pelaksanaan acara dikoordinasikan oleh kepanitiaan resmi Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah yang melibatkan ustaz, santri, Jamaah Al Khidmah, Ukhsafi Copler Community, serta warga sekitar pesantren.
Melalui Haul Akbar Al Fithrah 2026, panitia berharap nilai-nilai amaliah salafus shalih, pembentukan akhlakul karimah, serta tradisi dzikir dan shalawat dapat terus terjaga, sekaligus menjadi doa bersama untuk keselamatan dan perdamaian bangsa Indonesia serta dunia.


Tidak ada komentar