Honda Mobilio Terbakar di Jalan Gembong Surabaya

jatimtodaycom
18 Feb 2026 07:52
2 menit membaca

Surabaya –  Detik-detik mencekam menyelimuti Jalan Gembong arah ITC, Kelurahan Kapasan, Kecamatan Simokerto, Kota Surabaya, Selasa (17/2/2026). Sebuah Honda Mobilio bernopol B 1559 SMA mendadak dilalap api saat melaju di tengah arus lalu lintas.


Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 23.23 WIB. Kobaran api tiba-tiba muncul dari bagian kap mesin, membuat suasana malam yang semula biasa berubah panik. Pengemudi, Joko Srianto (36), bersama istri dan tiga anaknya, nyaris terjebak di dalam mobil yang perlahan berubah menjadi lautan api.


Menurut keterangan di lokasi, keluarga tersebut tengah melintas dari arah Kapasan menuju Kota Lama. Tanpa tanda-tanda mencurigakan sebelumnya, asap mengepul dari depan kendaraan, disusul percikan api yang dengan cepat membesar.


“Saat menerima laporan, mobil sudah dalam kondisi terbakar. Penumpang sekeluarga berhasil menyelamatkan diri,” ujar petugas di lokasi kejadian.


Tak sampai lima menit setelah laporan masuk, tim dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya langsung meluncur ke tempat kejadian kebakaran (TKK). Unit Tempur Rayon 2 Tambakrejo dan satu unit Walka Rescue tiba pukul 23.28 WIB dan segera melakukan penanganan intensif.

Api diketahui menghanguskan sekitar 60 persen bagian kendaraan, terutama sisi depan hingga kap mesin. Dugaan sementara, kebakaran dipicu mesin yang mengalami overheat.


Warga sekitar dan pengendara yang melintas sempat berhenti menyaksikan proses pemadaman. Jalan Gembong yang dikenal padat pada malam hari mendadak dipenuhi sorot lampu kendaraan dan kilatan cahaya dari mobil yang terbakar.


Beruntung, seluruh anggota keluarga berhasil keluar beberapa saat sebelum api membesar. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tersebut, meski trauma jelas membekas bagi keluarga itu.


Setelah berjibaku selama lebih dari setengah jam, petugas akhirnya berhasil mengendalikan api sekitar pukul 23.56 WIB. Proses pendinginan dan pengecekan akhir dilakukan untuk memastikan tidak ada titik api tersisa.


Penanganan kejadian ini juga melibatkan BPBD Kota Surabaya, Posko Terpadu Utara, Kecamatan Simokerto, serta Polsek Simokerto.


Insiden ini menjadi pengingat keras bagi para pengendara agar rutin memeriksa kondisi kendaraan, khususnya sistem pendingin mesin. Sebab, dalam hitungan menit, gangguan teknis seperti overheat bisa berubah menjadi kobaran api yang mengancam nyawa.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *