Hilang 3 Hari, Perempuan Muda Ditemukan Meninggal di Sungai Brantas Tulungagung

jatimtodaycom
11 Apr 2026 19:44
2 menit membaca

Tulungagung – Tim SAR gabungan menemukan jenazah PCA (26), perempuan muda yang dilaporkan hilang karena diduga tenggelam di Sungai Brantas, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Sabtu (11/4/2026) pagi. Korban ditemukan setelah tiga hari pencarian.


Jenazah korban pertama kali terlihat mengapung di antara tumpukan sampah di aliran sungai. Lokasi penemuan berjarak sekitar 40 kilometer dari titik awal kejadian.

“Korban ditemukan dalam kondisi mengapung di aliran sungai,” ujar Nanang Sigit.


Proses evakuasi dikatakan Sigit, berjalan lancar. Selanjutnya, jenazah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kediri untuk proses identifikasi.

Sekitar pukul 11.30 WIB, pihak berwenang memastikan identitas korban berdasarkan hasil pemeriksaan medis yang diperkuat dengan keterangan keluarga.


Dalam operasi pencarian ini, Sigit menyebut bahwa tim SAR mengerahkan satu tim dari Pos SAR Trenggalek yang bergabung dengan unsur SAR lainnya. Sebanyak tiga tim pencarian dan pertolongan (Search and Rescue Unit/SRU) air dan satu SRU darat dikerahkan untuk menyisir area sungai hingga ke hilir.


SRU air melakukan penyisiran menggunakan perahu karet dari lokasi awal kejadian. Di sejumlah titik, petugas melakukan manuver perahu untuk menciptakan gelombang air guna mengangkat benda yang diduga tersangkut di dasar sungai, termasuk kemungkinan keberadaan korban.


Sementara itu, SRU darat melakukan penyisiran di sepanjang bantaran sungai dengan mengamati tanda-tanda keberadaan korban. Tim juga menyebarkan informasi kepada masyarakat sekitar agar segera melapor jika menemukan petunjuk terkait korban.


Operasi SAR melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Pos SAR Trenggalek, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Tulungagung, SAR MTA, Pemadam Kebakaran Tulungagung, Radio Antar Penduduk Indonesia, Kepolisian Sektor Kedungwaru, Komando Rayon Militer Kedungwaru, Pemerintah Desa Tapan, serta warga setempat.


Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban merupakan warga Dusun Semanggang, Desa Pangkalan Banteng, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.


Sebelumnya, Kamis (9/4/2026) sekitar pukul 11.00 WIB, korban diketahui keluar rumah. Namun hingga sore hari, korban tidak kembali. Pihak keluarga kemudian melakukan pencarian bersama warga dan menemukan tas milik korban di tepi Sungai Brantas.


Korban diduga terpeleset saat berada di pinggir sungai, lalu terjatuh dan tenggelam hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *