Perampok Pembakar Perempuan di Hutan Ngimbang Lamongan Tertangkap Polisi

jatimtodaycom
5 Nov 2025 05:18
2 menit membaca

Lamongan – Misteri pembunuhan sadis yang menyelimuti hutan Lawak, Ngimbang, Lamongan, terkuak. Di balik kegelapan belantara serta kebisuan tempat kejadian perkara, polisi akhirnya membuka tabir pelaku yang tega merenggut nyawa Mutmainah (74), warga Tampingmojo, Tembelang, Jombang.


Sosok yang disebut sebagai dalang tragedi itu kini sudah berada dalam genggaman Tim Satreskrim Polres Jombang.
Tak lagi bersembunyi di balik bayang-bayang aksi keji, pelarian pelaku berakhir di balik jeruji. Dia kini dikurung, menanti pertanggungjawaban atas kejahatan yang seolah dilakukan oleh iblis berkedok manusia.

“Pelaku pencurian dengan kekerasan yang diduga membunuh dan membakar korban sudah kami amankan,” ujar Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan, Selasa (4/11/2025).

Suara Kapolres datar, namun tegas, seolah menutup lembar gelap yang sempat menebar ketakutan di dua kabupaten sekaligus. Lamongan dan Jombang.

Motifnya diduga kuat perampokan. Sejumlah barang milik korban raib, termasuk mobil Toyota Kijang Innova Reborn. Namun yang tak dapat dicuri pelaku adalah jejak kebiadaban yang ditinggalkan.

Mutmainah dilaporkan hilang Senin (3/11/2025) pagi. Rumah yang selama ini sebagai tempat paling aman bagi korban justru menyaksikan detik-detik nyawanya hilang. Pintu tidak rusak, tetapi suasana terasa ganjil. Sarung bantal bercak darah ditemukan di kamar, pertanda kekerasan sebelum maut menjemput.

Dan saat malam menjelang, jawaban itu datang, namun dalam rupa yang paling mengerikan. Sosok perempuan renta ditemukan terbakar di tengah hutan Perhutani Desa Lawak. Api masih menyisakan bara ketika warga menemukannya, seolah pelaku baru saja meninggalkan tempat itu, membiarkan tubuh sang ibu renta menjadi abu dalam kesunyian.

Meski salah satu pelaku sudah ditangkap, polisi tak langsung berhenti. Penyelidikan tetap berjalan, memperkuat bukti dan mengejar kemungkinan pelaku lain.

Bagi warga, teror fisik mungkin telah berhenti. Pelaku sudah diamankan. Namun bayang-bayang malam itu belum hilang. Lokasi ditemukannya jasad kini berubah jadi kengerian tersendiri. Seakan ada bisikan lirih yang tertahan di antara pepohonan. Di hutan itu, angin seolah masih membawa cerita.
Cerita tentang seorang ibu tak berdaya, tentang api dan tentang seorang iblis berwujud manusia di ruang tahanan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *