
Surabaya – Kebakaran hebat mengguncang kawasan pemukiman dan pertokoan di Jalan Bratang Binangun II Nomor 30, Kelurahan Bratajaya, Gubeng, Surabaya, Senin (24/11/2025).
Asap hitam pekat tiba-tiba membubung tinggi, memecah kesibukan warga yang sedang beraktivitas. Dalam hitungan menit, kobaran api berubah ganas dan melumat satu kompleks toko bangunan beserta mess karyawan yang berada di belakangnya.
Kepala Bidang Pemadaman DPKP Surabaya, Wasis Sutikno mengatakan bahwa kebakaran terjadi pada pukul 07.54 WIB. Api pertama muncul dari area mess karyawan sebelum merambat cepat ke bangunan utama toko.
“Laporan masuk pukul 07.54 WIB,” ujarnya.
Tak menunggu waktu lama, satu unit dari Pos Menur langsung melesat menuju lokasi kebakaran.
“Unit pertama kami berangkatkan satu menit kemudian dan tiba di lokasi pukul 08.00 WIB,” lanjut Wasis.
Setibanya di lokasi, petugas langsung berhadapan dengan amukan api yang sudah mencengkeram dua lantai bangunan. Upaya pemadaman agresif pun dimulai untuk mencegah kobaran tersebut merembet ke permukiman padat di sekitar toko bangunan.
Namun angin kala itu membuat situasi semakin sulit. Api merayap cepat, memaksa petugas DPKP Surabaya mengerahkan kekuatan penuh. Sebanyak 14 unit kendaraan damkar dari Pos Menur, Kalirungkut, Sukolilo, Joyoboyo, Pasar Turi, Grudo, TVRI, Rungkut, Gunung Anyar, Jambangan, hingga empat unit tim rescue diterjunkan.
Perjuangan petugas yang berpacu dengan panas dan runtuhan bangunan akhirnya membuahkan hasil.
“Api pokok berhasil kami padamkan pukul 08.21 WIB, dan pembasahan selesai pukul 09.19 WIB,” kata Wasis.
Puing-puing sisa kebakaran menjadi saksi bisu betapa cepatnya si jago merah meludeskan bangunan tersebut. Meski kerusakan terbilang parah, Wasis memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Dugaan sementara kata dia, kebakaran dipicu korsleting listrik dari area mess karyawan.
Tak hanya tim damkar, sejumlah instansi lain juga bergerak untuk menutup potensi bahaya susulan. BPBD Surabaya, Dinas Perhubungan, Posko Terpadu Timur, hingga PLN turun ke lapangan memastikan situasi benar-benar aman.
“Alhamdulillah tidak ada korban. Fokus kami adalah memastikan area benar-benar aman dan aktivitas warga dapat kembali normal,” pungkas Wasis.
Tidak ada komentar