
Suasana tenang di sebuah apartemen kawasan Rungkut, Kota Surabaya, mendadak berubah mencekam, Kamis (8/1/2026) siang, penghuni digemparkan oleh temuan bungkusan mencurigakan yang diduga kuat berisi janin manusia di area parkir lantai dua.
Bungkusan itu pertama kali ditemukan oleh Suhadi, petugas kebersihan apartemen, saat menjalankan rutinitasnya membersihkan area parkir. Tanpa pernah membayangkan kejadian mengerikan tersebut, ia mendapati sebuah plastik berlumuran darah tergeletak di dalam tong sampah.
Sekitar pukul 14.30 WIB, Suhadi awalnya mengira isi bungkusan itu hanyalah potongan daging biasa. Namun firasat buruk mulai muncul ketika ia mencium bau anyir yang menusuk hidung.
“Awalnya saya kira daging buat bakso. Tapi pas saya dekati, penuh darah dan baunya menyengat,” tutur Suhadi dengan suara masih bergetar mengingat peristiwa itu.
Rasa curiga membuat Suhadi memberanikan diri membuka sedikit bungkusan tersebut. Pemandangan di dalam plastik membuat langkahnya seketika terpaku. Ia mengaku harus beberapa kali memastikan apa yang dilihatnya, karena tak percaya menemukan sesuatu sekejam itu di tempat ia bekerja setiap hari.
“Saya ragu-ragu, tapi setelah lihat lebih jelas, saya yakin itu janin… janin,” ucapnya lirih.
Tak ingin gegabah, Suhadi segera melaporkan temuannya kepada petugas keamanan apartemen. Informasi itu pun langsung diteruskan ke kepolisian.
Dalam waktu singkat, lokasi parkir yang biasanya lengang berubah dipenuhi petugas berseragam.
Kapolsek Rungkut, Komisaris Polisi Agus Santoso, membenarkan adanya penemuan bungkusan mencurigakan tersebut. Ia menyebut laporan resmi diterima sekitar pukul 14.30 WIB dan petugas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara hingga malam hari.
“Benar, laporan kami terima sekitar pukul 14.30 WIB. Proses olah TKP selesai sekitar pukul 20.00 WIB,” kata Agus.
Meski kuat dugaan bungkusan itu berisi janin, polisi belum bisa memastikan secara medis. Kepastian baru akan diperoleh setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh tim forensik.
Untuk keperluan penyelidikan, bungkusan berdarah itu telah diamankan dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara HS Samsoeri Mertojoso, Surabaya.
“Barang bukti sudah kami bawa ke RS Bhayangkara Polda Jawa Timur untuk pemeriksaan lanjutan,” pungkas Agus.
Tidak ada komentar