
Ambon – Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) IX memperkuat pembinaan mental dan spiritual prajurit melalui kegiatan Kauseri Agama. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya meneguhkan karakter Ksatria Jalasena yang beriman, berintegritas, tangguh, dan pantang menyerah dalam menjalankan setiap tugas pengabdian.
Kegiatan yang diselenggarakan secara terpusat oleh Komando Armada Republik Indonesia (Koarmada RI) tersebut diikuti Wakil Komandan (Wadan) Kodaeral IX, Kolonel Laut Baharudin Anwar, secara virtual dari Masjid Nurul Iman, Mako Kodaeral IX, Halong, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, Kamis (5/11/2026).
Kauseri Agama kali ini dipusatkan di Kodaeral XI dengan menghadirkan Ustaz Muhammad Nuzul sebagai penceramah. Kegiatan tersebut mengangkat tema “Beriman Teguh kepada Tuhan dalam Membangun Karakter Ksatria Jalasena yang Tangguh dan Pantang Menyerah dalam Setiap Tugas”.
Melalui kegiatan ini, para prajurit diharapkan semakin meningkatkan keimanan dan ketakwaan sekaligus menjadikan nilai-nilai agama sebagai landasan dalam membentuk karakter, integritas, serta ketangguhan saat menjalankan tugas.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan sambutan Dankodaeral XI yang diwakili Wadan Kodaeral XI, ceramah agama, serta doa bersama.
Dalam tausiyahnya, Ustaz Muhammad Nuzul mengingatkan pentingnya menjaga salat sebagai kewajiban utama umat Islam. Ia juga mengajak para prajurit menjadikan kematian sebagai pengingat untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT, meningkatkan kualitas ibadah, serta memanfaatkan waktu dengan memperbanyak amal kebaikan.
Usai mengikuti kegiatan tersebut, Wadan Kodaeral IX turut memberikan penekanan kepada seluruh personel agar menjadikan kesadaran akan kematian sebagai dorongan untuk segera bertobat dan tidak menunda-nunda berbuat baik. Selain itu, setiap prajurit diminta menjaga ketenangan dan kesempurnaan dalam beribadah.
Pembinaan rohani serupa juga dilaksanakan bagi personel beragama Nasrani di Gereja Mahanaim, Mako Kodaeral IX. Kegiatan berupa ceramah agama dan doa bersama tersebut dipimpin Pendeta Felipus Ferdinand dari Gereja Persekutuan Kristen Alkitab Indonesia (GPKAI) Maranatha sebagai bagian dari pembinaan iman yang dilaksanakan secara terpusat.
Kegiatan ini turut dihadiri para Pejabat Utama, Kepala Satuan Kerja, perwira menengah, serta prajurit dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kodaeral IX dari berbagai golongan kepangkatan.
Melalui pembinaan mental dan spiritual yang berkesinambungan, Kodaeral IX berkomitmen membentuk prajurit TNI AL yang tidak hanya profesional dan tangguh dalam menjalankan tugas, tetapi juga memiliki keimanan, ketakwaan, dan integritas moral yang kuat sebagai landasan pengabdian kepada bangsa dan negara.
Tidak ada komentar