Jatim Today | Berita Jawa Timur Terkini
  • Beranda
  • Politik Pemerintahan
  • Peristiwa Hukum
  • Pendidikan Kesehatan
  • EkBis
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
Rabu, 14 Okt 2026
Beranda / Sosial dan Budaya

Tradisi Ngebur Telaga, Warga Tlogorejo Lamongan Rayakan Kebersamaan Lewat Panen Ikan

jatimtodaycom
22 Sep 2025 15:50
Sosial dan Budaya 0
2 menit membaca

Lamongan – Suasana meriah terlihat di Dusun Tlogo, Desa Tlogorejo, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan, saat sejumlah warga berbondong-bondong menuju sebuah telaga desa, Senin (22/9/2025). Mereka berkumpul bukan untuk sekadar mencari hiburan, melainkan mengikuti tradisi turun-temurun yang dikenal dengan nama Ngebur Telaga.

Tradisi tahunan ini menjadi momen paling ditunggu masyarakat setempat. Warga dari berbagai usia turun ke telaga untuk menangkap ikan secara beramai-ramai. Tawa, teriakan semangat, hingga canda gurau mewarnai suasana, menjadikan kegiatan ini bukan sekadar berburu ikan, melainkan juga ajang mempererat kebersamaan.

Semua ikan hasil tangkapan tidak diperjualbelikan, tetapi dibagikan secara cuma-cuma kepada warga sekitar. Tahun ini, panen ikan didominasi oleh ikan patin, yang selama ini dibudidayakan di telaga desa. Hasil tangkapan berupa ikan patin segar kemudian dibagikan merata kepada warga.

Bagi masyarakat Tlogorejo, keberadaan ikan patin tidak hanya menjadi sumber pangan, tetapi juga bernilai ekonomi tinggi karena digemari pasar. Berbagi hasil tangkapan adalah simbol dari semangat gotong royong dan solidaritas yang sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan pedesaan.

Kepala Dusun Tlogo, Dedy, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya memiliki nilai budaya, tetapi juga mendukung program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan.

“Tradisi Ngebur Telaga ini sudah berlangsung lama. Selain sebagai hiburan rakyat, kami juga ingin menunjukkan bahwa kemandirian pangan bisa diwujudkan dengan cara sederhana, yakni memanfaatkan potensi sumber daya desa untuk kepentingan bersama,” ungkap Dedy.

Selain itu, Ngebur Telaga juga menjadi daya tarik tersendiri bagi warga luar desa yang penasaran ingin menyaksikan tradisi unik ini. Tidak sedikit pengunjung yang datang untuk merasakan langsung sensasi menangkap ikan di telaga dengan cara tradisional.

Tradisi ini juga dikatakannya, bukan hanya soal hasil tangkapan ikan, tetapi juga tentang menjaga warisan leluhur, melestarikan alam, dan merawat rasa kebersamaan di tengah masyarakat. Seiring berjalannya waktu, Ngebur Telaga diharapkan terus lestari sebagai kearifan lokal yang membanggakan warga Lamongan.

Lebih dari itu, Ngebur Telaga kini mulai dilirik sebagai atraksi wisata budaya dan alam. Banyak pengunjung dari luar desa datang untuk ikut serta atau sekadar menyaksikan keramaian warga saat terjun ke telaga. Tradisi ini berpotensi menjadi daya tarik wisata lokal yang mampu menggerakkan ekonomi desa, mulai dari kuliner, oleh-oleh, hingga jasa transportasi.

“Kalau tradisi ini terus dikenalkan ke luar, tentu bisa menjadi magnet wisata desa. Harapannya bisa menambah pendapatan masyarakat sekitar, bukan hanya dari ikan, tapi juga dari kegiatan pendukung lainnya,” tutup Dedy.

Berita Lamongandesa tlogorejo kecamatan sukodadi lamongandusun tlogoikan patenLamonganngebur telagapanen ikan
Pos Terkait
Surabaya Banjir, BPBD : Genangan Tertinggi Capai 50 Centimeter
REI Jatim Institute Latih Developer Lebih Profesional, Begini Cara Daftar
Kakek di Tuban Setubuhi Anak Perempuan Disabilitas
Asia Pramulia Kantongi Persetujuan Pemegang Saham untuk Strategi Pertumbuhan Berkelanjutan
Meriah, Karnaval Kemerdekaan HUT ke-81 RI di Pundut Trate Gresik
Eri Cahyadi Jelaskan Alasan Dana Pemkot Surabaya Mengendap di Bank

Pos Terkait

1 tahun  lalu
Acer Rilis Veriton GN100 AI, Mini Workstation Bertenaga Super
1 bulan  lalu
Warga Jember Jual Truk Mitsubishi Rp26 Juta, Ternyata Curian
1 tahun  lalu
Pameran Perlengkapan Bayi Terbesar Wilbex 2025 Hadir di Surabaya
6 bulan  lalu
Hilang 3 Hari, Perempuan Muda Ditemukan Meninggal di Sungai Brantas Tulungagung
3 bulan  lalu
BYD Tech Culture Fest 2026 di Surabaya, Ajang Edukasi Teknologi Green Mobility
1 tahun  lalu
Musala Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Ambruk Saat Salat Asar

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • Advertorial
    • Politik dan Pemerintahan
    • Peristiwa dan Hukum
    • Pendidikan dan Kesehatan
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Olahraga
    • Teknologi dan Inovasi
    • Sosial dan Budaya
    • Gaya Hidup
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Redaksi
    • Opini dan Kolom

    Terpopuler Harian

    Download Unduh Logo Pamekasan Format PNG Resolusi Besar
    01
    2 jam  lalu
    Download Unduh Logo Pamekasan Format PNG Resolusi Besar
    • Beranda
    • Kontak
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Kode Etik Jurnalistik
    Logo
    Jatim Today | Berita Jawa Timur Terkini yang disajikan secara santun, inspiratif dan faktual
    Copyright @ 2025 Jatim Today By Team XX All Right Reserved
    Tiket Kereta Api Naik per 12 Oktober Jadi Segini Tarifnya
    MyBluebird Makin Berkembang, Hadirkan Pilihan Mobilitas Lebih Personal
    Sebulan, Polres Blitar Kota Ungkap 5 Kasus Narkoba
    PRJ Surabaya 2026 Dibuka, Wagub : Konsumsi Rumah Tangga Jadi Nadi Ekonomi Jatim
    7 Indikator Suksesi Pembangunan Surabaya ala Wali Kota Eri Cahyadi
    Home Trending Cari Bagikan Lainnya