Update Korban Musala Ambruk Ponpes Al Khoziny Sidoarjo : 91 Santri Diduga Masih Terjebak

jatimtodaycom
1 Okt 2025 09:38
2 menit membaca

Sidoarjo – Upaya pencarian dan penyelamatan korban ambruknya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khozyni, Buduran, Sidoarjo, memasuki hari ketiga. Berdasarkan data absensi santri, masih ada sekitar 91 orang yang diduga terjebak reruntuhan bangunan.

Untuk menyelamatkan korban, sebanyak 332 personel gabungan dari Basarnas, BPBD Jawa Timur, BPBD Sidoarjo, BPBD kabupaten sekitar, Dinas PU SDA, Tagana, TNI, hingga Polri diterjunkan.

Meski alat berat sudah disiagakan, namun belum bisa digunakan secara maksimal karena getaran justru dikhawatirkan akan memperparah keadaan. Sehingga untuk sementara evakuasi memakai metode manual dengan menggali lubang dan celah.

“Tim mendeteksi ada indikasi enam orang masih bertahan di salah satu segmen reruntuhan. Petugas sudah menyalurkan makanan dan minuman melalui celah yang ada,” kata Abdul Muhari Selaku Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB dalam keterangan resmi, Rabu, 1 Oktober 2025.

Ia mengatakan, keputusan penggunaan alat berat menunggu hasil asesmen Basarnas. Jika dinyatakan tidak ada korban selamat yang bisa dijangkau, maka proses evakuasi jenazah akan dilakukan dengan bantuan eskavator.

Hingga Selasa, 30 September 2025 pukul 19.00 WIB, tercatat 100 orang korban telah berhasil dievakuasi, baik oleh tim penyelamat maupun mandiri. Rinciannya, 26 orang masih menjalani perawatan di rumah sakit. Yakni RSUD RT Notopuro, RS Siti Hajjar, RS Delta Surya, RS Sheila Medika dan RS Unair Surabaya.

Kemudian 70 orang sudah diperbolehkan pulang. Sedangkan satu orang dirujuk ke Rumah Sakit Mojokerto. Untuk korban meninggal dunia tercatat tiga orang.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *