3 Hari Menghilang, Ibu di Ngawi Ditemukan Pucat Tak Berdaya

jatimtodaycom
24 Okt 2025 18:10
2 menit membaca

Ngawi – Setelah tiga hari menghilang tanpa kabar, Sri Wahyuni (49), warga Desa Cantel, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi, akhirnya ditemukan dalam kondisi lemah dan pucat di area kebun tebu milik warga, Jumat (24/10/2025) pagi. Lokasi penemuan hanya berjarak sekitar 300 meter dari rumahnya.

Saat ditemukan oleh warga yang ikut melakukan pencarian, tubuh Sri tampak kaku, bibirnya pucat, dan ia menggigil hebat. Tim SAR gabungan yang tiba di lokasi segera memberikan pertolongan pertama dengan mengganti pakaian korban, menyelimuti tubuhnya, serta memberinya minuman hangat untuk mencegah kondisi hipotermia semakin parah.

“Warga yang melakukan penyisiran darat menginformasikan pada tim SAR gabungan bahwa Ibu Sri Wahyuni ditemukan dalam keadaan selamat, namun mengalami hipotermia dengan gejala tubuh kaku, bibir pucat, dan menggigil,” jelas Nanang Pujo, Koordinator Unit Siaga SAR Bojonegoro.

Setelah dibawa pulang ke rumah, korban masih mampu diajak berbicara meski dalam keadaan sangat lemas. Tak berselang lama, Sri dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk mendapat penanganan medis karena suhu tubuh dan saturasi oksigennya menurun.

Nanang menduga, Sri Wahyuni tersesat setelah pamit ke sungai untuk buang hajat pada malam hari. “Kemungkinan Bu Wahyuni tersesat karena gelap dan hujan setelah pamit ke sungai,” ujarnya.

Sebelumnya, keluarga melaporkan kehilangan setelah sang ibu tak kunjung kembali. Dugaan awal, korban tenggelam di sungai. Sejak laporan diterima pada Rabu (22/10) malam, tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, Damkar, BPBD, Polsek dan Koramil Pitu, SAR Sikatan, SAR MTA, Ngawi Rescue, GMR, Gareng, REKAN, Elpeje Rescue, dan warga setempat melakukan penyisiran di sepanjang sungai dan daratan sekitar lokasi.

Pencarian akhirnya dihentikan setelah Sri ditemukan dalam keadaan selamat. Pihak Basarnas mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, terutama saat beraktivitas di luar rumah pada malam hari dan di tengah kondisi cuaca tidak menentu.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *