
Kota Malang – Tanwir Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) ke-XXXIII akan berlangsung di Kota Malang pada 29 hingga 31 Oktober 2025. Sederet tokoh nasional dijadwalkan bakal menghadiri acara bertema Energi Kolektif untuk Negeri, tersebut.
Mereka diantaranya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia, Sultan Bachtiar Najamuddin, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Ketua Pengurus Pusat Muhammadiyah Agung Danarto, Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Nazaruddin Malik, serta Ketua Umum DPP IMM Riyan Betra Delza.
Tanwir yang akan dibuka di Dome UMM itu, juga akan diramaikan dengan dua sesi talkshow inspiratif bertema.
Pada segmen pertama, hadir sebagai narasumber Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi, Komisioner KPU RI Iffa Rosita, dan anggota DPR RI Ahmad Labib.
Sementara pada segmen kedua, sesi diskusi akan diisi oleh Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI) Dzulfikar Ahmad Tawalla, Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin, Komisaris Pertamina Geothermal Energy Abdul Musawwir Yahya, serta Komisaris InJourney Najih Prastiyo.
Sebagai penutup, forum Tanwir akan menghadirkan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto serta Wakil Menteri Riset dan Pendidikan Tinggi, Fauzan.
Koordinator Divisi Acara Panitia Tanwir, Eka Shofariyah menyampaikan, hingga Senin (27/10/2025) malam, para peserta dari DPD IMM se-Indonesia telah tiba di Kota Malang.
“Kami ingin menjadikan Tanwir IMM di Kota Malang berkesan bagi seluruh kader dari Sabang hingga Merauke. Nantinya kegiatan akan dipusatkan di dua lokasi, yakni Dome UMM dan BBPPMPV BOE Arjosari,” ujar Eka, Selasa (28/10/2025).
Sekretaris Jenderal DPP IMM, M. Zaki Mubarak menambahkan, Tanwir kali ini bukan sekadar ajang seremonial, melainkan ruang refleksi dan konsolidasi bagi kader IMM di seluruh Indonesia.
“Tanwir IMM di Kota Malang menjadi momentum untuk mengubah ribuan energi potensial dari setiap kader Ikatan menjadi satu energi kolektif yang terpadu, serta dibaktikan untuk kepentingan negeri,” tegasnya.
Perlu diketahui, IMM merupakan organisasi mahasiswa Islam yang berfokus pada bidang keagamaan, kemahasiswaan, dan kemasyarakatan. Sebagai organisasi otonom Muhammadiyah, IMM telah berdiri di hampir seluruh provinsi di Indonesia dengan ratusan cabang dan ribuan komisariat aktif.
Sementara Tanwir IMM merupakan forum permusyawaratan tertinggi kedua setelah Muktamar, berperan penting dalam mengonsolidasikan arah gerakan, memperkuat ideologi, dan merumuskan strategi perjuangan organisasi di tingkat nasional.
Tidak ada komentar