Universitas Ciputra Surabaya Gelar Seminar Bisnis dan Investasi di Era Web3

jatimtodaycom
9 Okt 2025 13:13
2 menit membaca

Surabaya – Universitas Ciputra (UC) Surabaya menggelar seminar bertajuk Entrepreneurship & Investment in the Web3 World bersama Wahyoo Venture, Kamis (9/10/2025).

Seminar merupakan bagian dari program Entrepreneurship & Venture Development (ENT). Yakni program kampus dalam membangun jiwa enterpreneur mahasiswa di era Web3.

Acara tersebut menghadirkan sejumlah tokoh penting di bidang teknologi dan investasi digital, antara lain David Salim (Co-Founder & CEO Hypr), Eddy Christian Ng (Expansion Lead SEA Tether.io), Andy (Founder Crypstocks), Peter Shearer (Co-Founder Hypr & CEO Wahyoo Group), Kenneth Destian Tali (CEO & Co-Founder Normies), serta Andy Pangestu (CEO DORE by LeTao).

Ratusan mahasiswa UC serta pengusaha dari komunitas Apkrindo (Asosiasi Pengusaha Kafe dan Restoran Indonesia) juga turut hadir membahas pentingnya pola pikir investasi dan kewirausahaan yang mampu beradaptasi dengan dunia Web3.

Founder Wahyoo Venture Peter Shearer menjelaskan alasan menggandeng UC karena kampus tersebut punya ekosistem kewirausahaan yang sangat kuat.

“Mahasiswanya kreatif, adaptif, dan berani mencoba hal baru adalah karakter penting untuk menghadapi dunia bisnis berbasis teknologi seperti Web3,” ujar Peter.

Peter juga memperkenalkan Hypr Project, inisiatif yang membantu bisnis F&B berpotensi tinggi untuk mendapatkan pendanaan melalui pendekatan digital dan desentralisasi.

“Kami melihat potensi besar dari sektor F&B dan lifestyle di Indonesia, dan UC punya talenta yang siap mengembangkan inovasi di bidang itu,” katanya.

Selain mendapat wawasan langsung dari para praktisi, mahasiswa UC juga berkesempatan berjejaring dengan para pembicara dan investor digital.

Menurut Vice Head of Entrepreneurship & Venture Development (ENT) UC Yuanita Ratna Indudewi, kegiatan ini menjadi langkah nyata kampus dalam menyiapkan mahasiswa menghadapi model bisnis masa depan.

“Kerja sama dengan Wahyoo Venture dan Hypr Project ini diharapkan berlanjut. Kami ingin mahasiswa UC memahami bentuk investasi baru dan peluang di dunia Web3 yang akan membentuk ekosistem ekonomi global,” ujarnya.

Yuanita menyebut UC terus berkomitmen memperluas wawasan mahasiswa terhadap berbagai model bisnis terkini agar mereka mampu beradaptasi dan tetap relevan di tengah transformasi digital.

Sebagai kampus dengan DNA kewirausahaan yang kuat, UC berkomitmen mencetak generasi muda yang tidak hanya kreatif, tetapi juga visioner dan mampu membaca arah bisnis masa depan.

“UC akan terus menjadi wadah bagi lahirnya entrepreneur muda yang melek digital, berpikir global, dan berani berinovasi,” tutupnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *