Gunung Butak Kebakaran, Petugas Padamkan Api di Ketinggian 1.800 MDPL

Mas Muji
16 Sep 2026 10:30
2 menit membaca

Blitar – Kobaran api masih terpantau di kawasan Gunung Butak, gunung non vulkanik yang berada di perbatasan Kabupaten Malang dan Blitar. Untuk memadamkannya, petugas gabungan dari kepolisian, relawan hingga unsur masyarakat terpaksa mendaki lereng hingga di ketinggian 1.800 MDPL.

Kapolres Blitar AKBP Ardhy Zul Hasbih Nasution saat memimpin proses pemadaman api mengatakan, jumlah petugas gabungan yang terlibat kurang lebih 300 orang. Mereka bekerja keras tanpa henti melokalisir pergerakan api sekaligus memadamkan sisa-sisa kebakaran hingga mencapai ketinggian 1.800 MDPL atau lebih dari separuh perjalanan menuju puncak.

Lereng curam dan terjal pun kata Ardhy, ditembus oleh petugas gabungan untuk mencapai jarak terdekat dengan titik api. Denfan memakai alat seadanya, perlahan namun pasti, sejumlah titik api yang berhasil dijangkau dapat dipadamkan.

Akan tetapi, upaya tersebut sepertinya masih membutukan tenaga ekstra lantaran bara api kembali muncul, terutama di area vegetasi rumput yang lebat dan kering. Apalagi hembusan angin di lokasi sangat kencang.

“Fokus utama kami saat ini adalah memutus jalur api (membuat sekat bakar) agar kebakaran tidak meluas ke area hutan produksi maupun mengarah ke pemukiman warga,” ujar AKBP Ardhy, Rabu (16/9/2026).

Untuk memastikan kondisi tetap terkendali selama 24 jam. Petugas gabungan operasi penanggulangan karhutla ini memutuskan mendirikan posko insidental di kawasan Wukir Negoro serta Pos Tanggap Bencana di Perkebunan Sirah Kencong.

Selain itu, posko juga difungsikan sebagai pusat kendali operasi, komunikasi, dan suplai logistik pasukan.

Pihaknya menegaskan, keselamatan tim di lapangan serta kecepatan dalam melokalisir titik api tetap menjadi prioritas paling utama dalam misi kemanusiaan ini.

“Kami menekankan pentingnya sinergi kokoh dan ketahanan fisik seluruh unsur di lapangan. Dengan kerja sama yang solid, kami optimistis kebakaran di Gunung Buthak dapat segera diatasi sepenuhnya hingga situasi kembali aman kondusif,” pungkas Ardhy.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *