Eyelink – BSI Gelar Operasi Katarak dan Bagi-bagi Kacamata Gratis di Sidoarjo

jatimtodaycom
28 Feb 2026 05:02
2 menit membaca

Sidoarjo – Gangguan penglihatan seperti refraksi dan katarak masih menjadi persoalan kesehatan yang berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat. Penanganan yang cepat, baik melalui penggunaan kacamata maupun operasi katarak, sangat dibutuhkan agar penderita dapat kembali beraktivitas secara optimal.

Melihat kebutuhan tersebut, Eyelink Foundation bersama BSI Maslahat menggelar bakti sosial operasi katarak dan pembagian kacamata gratis selama Februari di Sidoarjo. Kegiatan ini dilaksanakan di Klinik Mata KMU Sidoarjo dan menyasar masyarakat yang membutuhkan, khususnya kelompok rentan dan prasejahtera.


Berdasarkan hasil pemeriksaan mata yang dilakukan di wilayah Sidoarjo dan sekitarnya, gangguan refraksi menjadi keluhan terbanyak. Keluhan tersebut meliputi rabun jauh (minus), rabun dekat (presbiopi), hingga silinder. Selain itu, kasus katarak juga masih banyak ditemukan, terutama pada kelompok usia lanjut.


Dokter Spesialis Mata sekaligus penanggung jawab Klinik Mata KMU Sidoarjo, dr. Miftakhur Rochmah, SpM, menjelaskan bahwa katarak yang tidak segera ditangani dapat menyebabkan penurunan fungsi penglihatan secara signifikan, bahkan berisiko menimbulkan kebutaan. Dampaknya bukan hanya pada kemampuan melihat, tetapi juga memengaruhi kemandirian, produktivitas, dan kualitas hidup pasien secara keseluruhan.


Ia juga menambahkan, penderita gangguan refraksi yang tidak menggunakan kacamata sesuai resep dapat mengalami hambatan dalam beraktivitas sehari-hari. Karena itu, alat bantu penglihatan yang tepat sangat penting untuk membantu kinerja saraf mata dan menghasilkan penglihatan yang optimal. Masyarakat pun diimbau untuk lebih peduli terhadap kesehatan mata serta melakukan pemeriksaan secara rutin.


Ketua Eyelink Foundation, Muflih Ramadhani, mengatakan bahwa program Operasi Katarak dan Kacamata Gratis merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan dalam mendukung kesehatan mata masyarakat. Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci untuk menghadirkan dampak yang lebih luas.


“Kami ingin memastikan masyarakat yang membutuhkan dapat memperoleh layanan operasi katarak dan kacamata secara gratis. Dengan kolaborasi, manfaat yang dihasilkan bisa menjangkau lebih banyak penerima,” ujarnya, Sabtu (29/3/2026).


Seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari pemeriksaan, skrining dan seleksi medis, hingga tindakan operasi katarak dan pemberian kacamata, dilakukan sepanjang Februari di Sidoarjo. Peserta yang memenuhi indikasi medis mendapatkan tindakan operasi tanpa biaya. Sementara itu, masyarakat dengan gangguan refraksi menerima kacamata sesuai hasil pemeriksaan.


Program ini terlaksana berkat sinergi berbagai pihak, termasuk dukungan BSI Maslahat yang berperan dalam memperluas jangkauan manfaat bagi masyarakat. Regional Manager BSI Maslahat, Zaini Syam, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan wujud komitmen bersama dalam menghadirkan manfaat nyata.


“Kami berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan mata, sehingga mereka dapat kembali beraktivitas dengan nyaman dan produktif,” tuturnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *