
Surabaya – Pembangunan infrastruktur di Surabaya Barat terus menunjukkan perkembangan positif. Rampungnya jalan lingkar (Ring Road) baru serta progres proyek Jalur Lingkar Dalam Barat (JLDB) semakin memperkuat kawasan ini sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi dan properti di Kota Pahlawan.
Membaiknya aksesibilitas di kawasan tersebut turut mendorong pertumbuhan sektor hunian vertikal. Melihat momentum itu, apartemen Westown View di kawasan Wiyung menghadirkan hunian yang telah rampung 100 persen, berstatus ready stock dan siap dihuni.
Tidak lagi sekadar menawarkan konsep dan proyeksi, Westown View kini telah berkembang menjadi kawasan hunian yang aktif dengan berbagai fasilitas yang sudah dapat dinikmati penghuni. Fasilitas tersebut antara lain tropical beach garden, infinity pool dengan pemandangan kota, sky view gym, hingga grocery store yang telah beroperasi di area komersial gedung.
Nilai investasi Westown View juga dinilai semakin kuat dengan mulai beroperasinya SAIM (Sekolah Alam Insan Mulia) West di dalam kawasan pada 13 Juli 2026. Kehadiran institusi pendidikan tersebut dinilai mampu menciptakan pasar sewa yang stabil, terutama dari kalangan keluarga muda dan tenaga pendidik.
Direktur Utama Westown View, Wahyu Setyaningsih, mengatakan perkembangan infrastruktur di Surabaya Barat turut memperkuat prospek kawasan Wiyung sebagai lokasi investasi dan hunian.
“Ke depannya wilayah Wiyung ini akan cukup menjanjikan baik untuk investasi maupun untuk ditinggali. Ke mana-mana nanti akan lebih dekat karena arus juga terpecah jadi dua dari arah Tol Sumo maupun Gunungsari,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu (11/7/2026).
Selain fasilitas yang telah beroperasi, pengembang juga menyiapkan sejumlah fasilitas baru, mulai dari serviced apartment yang akan dikelola operator internasional, area makanan dan minuman, klub olahraga, area bermain anak, hingga ruang terbuka bagi keluarga.
Marketing Manager Westown View, Tedy Setiawan, mengatakan pihaknya terus mengembangkan fasilitas untuk menjawab kebutuhan gaya hidup masyarakat yang menginginkan berbagai kebutuhan dapat diakses dengan mudah di dalam kawasan tempat tinggal.
“Kami sedang mengembangkan area olahraga, area bermain anak, serta menggandeng beberapa investor untuk menghadirkan fasilitas yang dapat memudahkan penghuni menjalankan aktivitas sehari-hari,” katanya.
Tingginya aktivitas di kawasan juga mulai berdampak pada pasar sewa. Permintaan sewa unit disebut mengalami peningkatan sehingga kembali menarik minat investor.
Saat ini, harga unit di Westown View dipasarkan mulai Rp400 jutaan hingga sekitar Rp1,3 miliar untuk tipe loft. Sementara tingkat imbal hasil (yield) investasi diperkirakan mencapai sekitar 6 persen per tahun dengan harga sewa berkisar Rp3 juta hingga Rp5 juta per bulan, tergantung tipe unit dan interiornya.
Untuk memperkuat kepercayaan pasar, Westown View juga telah membuka show unit terbaru agar calon pembeli dan investor dapat melihat langsung kualitas material, tata ruang, serta konsep tropical architecture yang diusung proyek tersebut.
Tidak ada komentar