Maling Gondol Speedometer Truk Kontainer Saat Parkir di Jalan Raya Sukodadi Lamongan

jatimtodaycom
23 Jul 2026 05:39
2 menit membaca

Lamongan – Aksi pencurian speedometer truk kontainer terekam kamera CCTV di Jalan Nasional Babat-Gresik, tepatnya di depan kantor notaris Desa Surabayan, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan. Peristiwa yang terjadi pada Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 21.48 WIB itu, menyebabkan korban mengalami kerugian hingga jutaan rupiah.

Dalam rekaman CCTV, pelaku berjumlah dua orang yang datang berboncengan menggunakan sepeda motor. Salah seorang pelaku lalu turun menghampiri truk kontainer berpelat nomor L 82**** yang sedang terparkir di bahu jalan. Saat itu sopir diketahui sedang makan di sebuah warung yang berada tidak jauh dari lokasi.

Sementara seorang pelaku lainnya tetap berada di atas sepeda motor untuk mengawasi keadaan. Sebelum menjalankan aksinya, keduanya terlihat beberapa kali mondar-mandir di sekitar lokasi diduga memastikan situasi benar-benar aman.

Setelah merasa tidak ada yang mencurigai, pelaku membuka pintu sebelah kiri kabin truk dan langsung melepas speedometer. Aksi tersebut berlangsung sangat cepat sebelum keduanya kabur meninggalkan lokasi menggunakan sepeda motor.

Saksi mata, Suyadi, mengatakan dirinya sempat melihat gerak-gerik pelaku yang mencurigakan. Menurutnya, kedua pelaku mengenakan jaket dan topi sehingga wajah mereka tidak terlihat jelas di kamera pengawas.

“Saya lihat mereka mondar-mandir dulu seperti mengamati keadaan. Yang satu tetap di atas motor, satunya turun mengambil speedometer lewat pintu kiri kabin. Dua-duanya memakai jaket dan topi,” ujar Suyadi.

Suyadi mengaku sempat berteriak dan berusaha mengejar pelaku. Namun, kedua pelaku langsung memacu sepeda motornya sehingga berhasil meloloskan diri.

“Saya sempat mau mengejar, tapi mereka keburu kabur. Setelah itu saya langsung memberi tahu sopir truk kalau speedometernya diambil orang. Sopirnya kaget karena saat itu sedang makan di warung,” katanya.

Akibat pencurian tersebut, korban memperkirakan mengalami kerugian mencapai jutaan rupiah. Meski aksi pelaku terekam jelas kamera CCTV, peristiwa itu diketahui belum dilaporkan kepada pihak kepolisian.

“Sepertinya tidak dilaporkan ke petugas kepolisian,” tutup Suyadi.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *