Jembatan Pajarakan Probolinggo Diperbaiki, Ini Rute Jalur Alternatif

Mas Muji
1 Okt 2026 13:25
3 menit membaca

Probolinggo – Jembatan Pajarakan di jalur Pantura Kabupaten Probolinggo mulai ditutup total pada Kamis (1/10/2026) seiring dimulainya rehabilitasi jembatan yang dijadwalkan berlangsung selama 81 hari hingga 22 Desember 2026. Selama penutupan, pengguna jalan akan diarahkan melalui sejumlah jalur alternatif, termasuk Jembatan Bailey, Tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi (Prosiwangi), dan jalur selatan Lumajang–Jember.

Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur–Bali melalui PPK 1.1 Provinsi Jawa Timur melakukan penutupan total untuk mendukung pekerjaan penggantian lantai Jembatan Pajarakan. Penutupan dilakukan karena pekerjaan membutuhkan ruang untuk manuver alat berat sehingga dinilai menjadi pilihan paling aman selama proses rehabilitasi.

Kepala Bidang Preservasi II BBPJN Jawa Timur–Bali, Ayu Pertimasari, mengatakan penutupan tersebut telah melalui analisis risiko dan mitigasi, termasuk mempertimbangkan pergerakan alat berat selama pekerjaan berlangsung.

“BBPJN Jawa Timur–Bali mengedepankan aspek keamanan dan keselamatan dalam pelaksanaan preservasi, sesuai dengan UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan,” ungkap Ayu.

Rekayasa lalu lintas juga telah dikoordinasikan BBPJN Jawa Timur–Bali bersama Kementerian Perhubungan, Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum, Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil), Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), serta kepolisian.

Untuk kendaraan roda dua dan roda empat yang melakukan perjalanan dalam kota, pengguna jalan dapat memanfaatkan Jembatan Bailey yang telah dibangun di sisi selatan Jembatan Pajarakan. Jembatan rangka baja darurat tersebut diberlakukan dengan sistem buka-tutup satu lajur secara bergantian.

Sementara itu, kendaraan roda empat luar kota dan kendaraan besar seperti truk serta bus diarahkan menggunakan Tol Prosiwangi untuk menghindari penumpukan kendaraan di jalur arteri. Akses tol yang dapat digunakan berada di segmen Kraksaan dan Paiton.

Penggunaan tol tersebut menjadi salah satu pilihan penting karena segmen Gending–Kraksaan–Paiton baru dibuka pada Rabu (30/9/2026), sehari sebelum rehabilitasi Jembatan Pajarakan dimulai.

Kapolres Probolinggo, AKBP Asmida Rizki Siregar mengatakan, kepolisian telah menyiapkan personel untuk mengatur arus kendaraan, terutama di titik masuk dan keluar tol.

“Kami sudah menyiapkan personel serta rekayasa pengaturan lalu lintas, khususnya di akses entrance (masuk) dan exit (keluar) tol segmen Kraksaan dan Paiton,” ujar AKBP Asmida Rizki.

Selain menggunakan tol, pengendara dengan tujuan Situbondo dan Banyuwangi dapat memilih jalur alternatif selatan melalui Lumajang–Jember. Rute tersebut menjadi pilihan bagi kendaraan yang tidak menggunakan jalur Pantura maupun Tol Prosiwangi.

Rehabilitasi Jembatan Pajarakan sendiri mencakup sejumlah pekerjaan, mulai dari pembongkaran struktur, pemasangan rangka baja atau stringer, pemasangan tulangan, pengecoran lantai jembatan, penghamparan hotmix, pemasangan expansion joint, hingga marka jalan.

PPK 1.1 Provinsi Jawa Timur, Wahyu Wibowo, mengatakan salah satu pekerjaan utama adalah penggantian balok stringer. Pada bagian tertentu, jumlah balok stringer akan ditambah dari lima menjadi enam buah per segmen untuk memperkuat struktur sesuai kebutuhan penanganan jembatan.

Jembatan Pajarakan dibangun pada 1990 dengan panjang 45,70 meter dan lebar 9 meter. Jembatan yang menggunakan struktur atas tipe Rangka Baja Australia (RBA) tersebut merupakan salah satu penghubung jalur Surabaya–Banyuwangi dan mengalami penurunan kapasitas pada beberapa bagian sehingga membutuhkan perbaikan.

Selama pekerjaan berlangsung, Polres Probolinggo bersama pemangku kepentingan terkait akan memantau kondisi arus lalu lintas dan menyesuaikan rekayasa apabila terjadi perubahan situasi di lapangan.

“Rekayasa lalu lintas di lapangan bersifat dinamis dan akan terus disesuaikan dengan perkembangan situasi nyata di sepanjang jalur terdampak,” pungkas AKBP Asmida Rizki.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *