
Surabaya – BCA CitraLand Marathon 2026 akan digelar pada Minggu, 6 Desember 2026. Menjelang pelaksanaan ajang lari tersebut, panitia memperkenalkan desain jersey terbaru yang mengusung warna hijau mint dengan pesan kesegaran lingkungan.
Jersey tahun ini mengangkat tema utama Grit, Growth, Glory. Ketiga nilai tersebut menjadi inspirasi desain yang tidak hanya mengedepankan estetika, tetapi juga menggambarkan semangat, perjalanan, dan identitas para pelari.
Ketua Panitia BCA CitraLand Marathon 2026, Yuliarso Christiono, mengatakan pemilihan warna hijau mint terinspirasi dari kesegaran daun mint. Warna tersebut sekaligus membawa pesan tentang pentingnya menjaga lingkungan dan keberadaan ruang terbuka hijau.
“Kenapa kita pilih hijau mint? Ceritanya hijau mint itu lambang kesegaran, fresh daun mint. Terkait dengan udara, harapannya secara mikro kita ingin tekankan kesegaran ruang terbuka hijau di CitraLand,” ujar Yuliarso, Kamis, 5 November 2026.
Menurutnya, pesan lingkungan tersebut juga berangkat dari keresahan para pelari terhadap kondisi udara di Indonesia. Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah berdampak pada kualitas udara sehingga masyarakat kehilangan kesempatan menikmati udara bersih.
Pesan itu kemudian dituangkan melalui elemen visual berupa sulur-sulur pada jersey dan medali. Motif tersebut terinspirasi dari gerakan angin yang melambangkan kesegaran.
“Ini keresahan para pelari marathon bahwa Indonesia tidak baik-baik saja terkait karhutla, yang membuat kita tidak bisa menikmati udara segar. Sulur-sulur terinspirasi dari angin, ini kaitannya dengan kesegaran juga. Kita bersyukur bisa menikmati udara segar, tidak seperti mereka di tempat lain,” jelasnya.
Dari segi tampilan, jersey BCA CitraLand Marathon 2026 hadir dengan desain lebih minimalis, modern, dan dinamis. Berbeda dengan tahun sebelumnya yang menggunakan ilustrasi kuda dengan pendekatan visual ekspresif, kali ini panitia memilih tampilan lebih sederhana tanpa menghilangkan karakter khasnya.
Identitas kawasan CitraLand juga diperkuat melalui integrasi ikon kawasan dan tulisan RUN CITRALAND. Tagline tersebut menjadi bentuk apresiasi kepada komunitas yang selama ini mendukung penyelenggaraan ajang lari tersebut.
“Ada tulisan RUN CITRALAND. Ini sebenarnya tagline yang kita dedikasikan untuk komunitas yang support kita semua,” katanya.
Selain tampilan, panitia juga memperhatikan kenyamanan peserta melalui pemilihan material jersey. Bahan yang digunakan merupakan material yang sebelumnya telah dipakai pada penyelenggaraan tahun lalu dan mendapat respons positif dari para pelari.
Material tersebut memiliki karakteristik berbeda pada bagian depan dan belakang. Pemilihannya juga mempertimbangkan kondisi cuaca Surabaya yang cenderung panas, meskipun perlombaan berlangsung pada akhir tahun.
“Jersey ini didesain untuk sisi depan ataupun sisi belakang yang mempunyai karakteristik berbeda. Kita melihat cuaca Surabaya, walaupun akhir tahun sudah terasa sejuk, tetap saja Surabaya. Material yang kita pilih sudah sesuai dan tahun kemarin juga kita pakai, dengan review yang baik dari pelari,” ungkap Yuliarso.
Tak hanya jersey peserta, panitia juga menyiapkan jersey khusus finisher untuk kategori Full Marathon (FM) dan Half Marathon (HM). Berbeda dari jersey utama, apparel finisher menggunakan warna pastel dan natural dengan nuansa lebih hangat sehingga bisa digunakan untuk aktivitas sehari-hari.
“Finisher kita buat untuk HM dan FM. Warnanya sedikit berbeda, lebih pastel dan lebih natural, lebih hangat. Kita ingin menciptakan lingkungan tempat tinggal yang hangat untuk pelari,” tuturnya.
Panitia turut menghadirkan jersey merchandise dengan desain khusus bagi pelari dan pencinta olahraga lari. Sementara itu, medali tahun ini menggunakan pola lingkaran menyerupai aliran angin yang menggambarkan perjalanan serta pencapaian peserta. Desain tersebut sekaligus membawa pesan tentang harapan akan udara yang lebih bersih.
Selain memperkenalkan jersey dan medali, panitia juga melakukan sejumlah pembaruan pada rute perlombaan. Race Director BCA CitraLand Marathon 2026, Fredy Teguh, mengatakan kategori 5 kilometer (5K) akan menggunakan rute baru yang belum pernah dipakai dalam event mana pun.
“Untuk kategori 5K, rute ini betul-betul baru, belum pernah digunakan oleh event mana pun. Jadi, peserta 5K nanti bisa merasakan rute ini,” ujar Fredy.
Sementara itu, rute kategori 10K dan Full Marathon juga mengalami sejumlah penyesuaian. Khusus kategori Full Marathon, peserta akan melewati Purbagaru, salah satu jalan baru yang masuk dalam rute tahun ini.
Dari sisi jumlah peserta, BCA CitraLand Marathon 2026 menargetkan sekitar 7.000 pelari. Angka tersebut meningkat dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya yang diikuti sekitar 5.500 peserta.
Kategori Full Marathon juga mencatat peningkatan partisipasi dengan sekitar 460 peserta. Jumlah tersebut menjadi yang tertinggi sejak kategori tersebut pertama kali diselenggarakan.
Fredy mengatakan peningkatan target peserta dilakukan setelah panitia mengevaluasi penyelenggaraan tahun lalu yang berjalan cukup baik.
“Setelah kita lihat, kita coba dengan 5.500 ternyata berjalan cukup baik. Makanya kemarin kita mencoba men-challenge di angka kurang lebih 7.000,” katanya.
Antusiasme peserta juga terlihat dari slot pendaftaran yang habis dalam waktu sekitar satu minggu. Capaian tersebut menjadi rekor penjualan tiket tercepat sejak BCA CitraLand Marathon pertama kali digelar.
Melalui berbagai pembaruan, mulai dari desain jersey, medali hingga rute perlombaan, panitia berharap penyelenggaraan tahun ini dapat memberikan pengalaman berlari yang lebih menarik dan berkesan.
“Harapan kami, semoga apa yang kami buat baru dan menarik ini bisa semakin membuat para peserta lebih menikmati lagi lari di CitraLand,” pungkas Fredy.
Tidak ada komentar