
Probolinggo – Jumlah korban meninggal dalam kecelakaan bus rombongan tenaga kesehatan Rumah Sakit Bina Sehat (RSBS) Jember di Jalan Raya Sukapura, Desa Boto, Kecamatan Lumbang, bertambah menjadi sembilan orang.
Korban terakhir yang meninggal merupakan tenaga kesehatan yang sebelumnya sempat dirawat intensif di rumah sakit. Dengan demikian, total ada sembilan nakes RSBS Jember yang meninggal akibat kecelakaan pada Minggu (14/9/2025) tersebut.
Kapolres Probolinggo AKBP M Wahyudin Latif mengatakan, penetapan jumlah korban terbaru ini sekaligus mempertegas hasil penyelidikan penyidik yang menemukan adanya kelalaian sopir bus.
“Penyebab kecelakaan dipicu teknik mengemudi yang tidak dikuasai sopir. Ia melakukan pengereman berulang hingga sistem rem terganggu,” ungkap Latif, Senin (22/9/2025).
Polisi telah memeriksa belasan saksi, mulai dari kernet, tour leader, penumpang bus, warga sekitar lokasi kejadian, hingga mekanik dan pengelola armada. Dari hasil pemeriksaan itu, sopir bus berinisial AB (60), warga Jember, ditetapkan sebagai tersangka.
Sebagai barang bukti, penyidik mengamankan bus bernopol P 7221 UG, STNK, SIM milik tersangka, serta satu unit sepeda motor.
Tidak ada komentar