
Suasana berbeda tampak di Pabrik III PT Indospring Tbk, Jalan Mayjen Sungkono, Gresik, Sabtu (27/6/2026). Sebanyak 100 siswa yang baru lulus SMP antusias mengikuti wisata industri dengan melihat langsung proses produksi pegas otomotif, mengenal budaya kerja, hingga merasakan atmosfer dunia industri sebagai bekal sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang SMK.
Kegiatan diawali dengan pembekalan mengenai budaya kerja, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta pengenalan proses produksi di PT Indospring Tbk. Setelah itu, para peserta diajak berkeliling area produksi untuk menyaksikan secara langsung berbagai tahapan pembuatan pegas otomotif.
Rasa penasaran dan antusias terlihat dari para siswa yang aktif bertanya kepada para pendamping mengenai proses kerja di pabrik. Bagi sebagian besar peserta, kunjungan ini menjadi pengalaman pertama memasuki kawasan industri berskala besar.
Industrial Relations & General Affairs (IR&GA) Manager PT Indospring Tbk, Dias Pipit Chusairy, mengatakan program wisata industri dirancang untuk mengenalkan dunia kerja kepada generasi muda sejak dini agar mereka memiliki gambaran mengenai tantangan industri di masa depan.
“Kami ingin memberikan wawasan kepada siswa yang baru lulus SMP mengenai bagaimana persaingan di dunia usaha maupun industri pada masa depan. Harapannya mereka memiliki gambaran sejak awal tentang dunia kerja,” ujar Dias.
Menurutnya, pengenalan dunia industri sejak sebelum memasuki SMK diharapkan mampu meningkatkan motivasi belajar sekaligus membentuk kesiapan mental para siswa dalam menghadapi persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif.
Sebagai bagian dari program tersebut, PT Indospring Tbk juga akan menyeleksi 38 peserta terbaik dari total 100 siswa untuk mengikuti pembinaan melalui Spring School.
Dalam program itu, peserta akan mendapatkan pembinaan karakter, kedisiplinan, mental kerja, hingga penguatan kemampuan akademik agar sesuai dengan kebutuhan industri. Mayoritas peserta diketahui berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah sehingga diharapkan program tersebut dapat membuka peluang kerja setelah mereka lulus SMK.
“Kami berharap setelah lulus SMK mereka memiliki kompetensi yang dibutuhkan sehingga dapat bekerja di PT Indospring Tbk maupun perusahaan lain,” tutur Dias.
Program wisata industri tahun 2026 menjadi pelaksanaan tahun kedua. Berbeda dengan tahun sebelumnya yang menyasar siswa SMA dan SMK, kali ini peserta merupakan lulusan SMP yang akan melanjutkan pendidikan ke SMK di Kabupaten Gresik.
“Kami menilai pengenalan dunia industri akan lebih efektif jika diberikan lebih awal, sehingga siswa memiliki motivasi belajar dan target karier yang lebih jelas,” jelasnya.
Salah satu peserta, Revan Al Rasyid, lulusan UPT SMP Negeri 22 Gresik, mengaku senang bisa melihat langsung aktivitas di lingkungan industri.
“Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga. Saya jadi mengetahui bagaimana suasana kerja di pabrik dan mendapat gambaran mengenai dunia industri yang sebelumnya belum pernah saya lihat secara langsung,” ungkap Revan.
Melalui wisata industri ini, PT Indospring Tbk berharap dapat menyiapkan generasi muda yang lebih siap menghadapi kebutuhan dunia industri sekaligus mendukung lahirnya tenaga kerja lokal yang kompeten di Kabupaten Gresik.
Tidak ada komentar