Hore! Jembatan Bolorejo Mojokerto Sudah Bisa Dilewati

jatimtodaycom
18 Jul 2026 12:13
2 menit membaca

Mojokerto – Kabar baik datang untuk warga Dusun Bolorejo, Desa Mojojajar, Kecamatan Kemlagi. Jembatan Bolorejo yang telah selesai dibangun kini resmi dibuka dan sudah bisa dilalui masyarakat.

Kehadiran jembatan baru ini diharapkan mempermudah mobilitas warga sekaligus memperlancar aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga akses menuju fasilitas kesehatan.

Peresmian Jembatan Bolorejo dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mojokerto, Teguh Gunarko, pada Sabtu (18/7/2026). Menurutnya, pembangunan infrastruktur tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Mojokerto dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah.

“Pembangunan jembatan ini diharapkan memberi manfaat langsung bagi masyarakat, mulai dari mempermudah akses hingga mendorong pertumbuhan ekonomi desa,” ujar Teguh.

Jembatan Bolorejo dibangun melalui Program Bantuan Keuangan (BK) Desa untuk Infrastruktur yang bersumber dari Perubahan APBD Kabupaten Mojokerto Tahun Anggaran 2025 dengan anggaran sekitar Rp3,2 miliar.

Berdasarkan informasi proyek, jembatan memiliki panjang 32 meter dan lebar 4 meter. Proses pembangunannya berlangsung selama enam bulan dan dikerjakan oleh CV Karya Prima Nusantara.

Tak hanya mempermudah perjalanan warga, jembatan ini juga memberikan manfaat besar bagi para pelajar. Anak-anak kini memiliki akses yang lebih aman dan nyaman saat berangkat maupun pulang sekolah.

Selain itu, keberadaan Jembatan Bolorejo juga akan memperlancar distribusi hasil pertanian, memudahkan masyarakat menuju layanan kesehatan, serta mendukung aktivitas perdagangan di wilayah Kecamatan Kemlagi.

Pemerintah Kabupaten Mojokerto optimistis infrastruktur baru tersebut mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Teguh juga mengajak seluruh warga untuk menjaga dan merawat jembatan agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.

Peresmian Jembatan Bolorejo di Desa Mojojajar turut dihadiri unsur Forkopimca Kemlagi, perangkat daerah, pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Pemerintah berharap keberadaan jembatan ini menjadi salah satu infrastruktur penting yang mendukung pembangunan di wilayah utara Kabupaten Mojokerto.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *