64 Peserta Meriahkan Kerapan Sapi Piala AHY di Bangkalan

jatimtodaycom
3 Agu 2026 05:25
2 menit membaca

Bangkalan – Sebanyak 64 pasangan sapi ambil bagian dalam ajang Kerapan Sapi Piala AHY yang digelar di Stadion Kerapan Sapi R.P. Moch. Noer, Bangkalan, Minggu (2/8/2026). Perlombaan yang menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia itu berlangsung meriah dengan disaksikan ribuan masyarakat.

Event budaya khas Madura tersebut turut dihadiri Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), jajaran pejabat pemerintah pusat dan daerah, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bangkalan, termasuk Dandim 0829/Bangkalan Letkol Inf Heru Dwi Santoso.

Sebelum perlombaan dimulai, rombongan tamu mengikuti rangkaian kegiatan di Pendopo Agung Bangkalan yang meliputi penyambutan, paparan pembangunan Madura, dan coffee morning. Selanjutnya rombongan menuju Stadion Kerapan Sapi untuk menghadiri pembukaan yang diawali kirab sapi, alunan musik tradisional saronen, hingga pelepasan pasangan sapi pertama sebagai tanda dimulainya perlombaan.

Selain menghadirkan persaingan antarpeserta di lintasan, Kerapan Sapi Piala AHY juga menjadi wadah pelestarian budaya yang telah mengakar kuat di tengah masyarakat Madura. Tradisi ini dinilai tidak hanya mempertahankan kearifan lokal, tetapi juga mampu menarik perhatian wisatawan serta menggerakkan perekonomian masyarakat.

Dandim 0829/Bangkalan Letkol Inf Heru Dwi Santoso mengatakan Kerapan Sapi merupakan warisan budaya yang mengandung nilai persatuan, gotong royong, dan sportivitas sehingga perlu terus dilestarikan.

“Kerapan Sapi adalah identitas budaya masyarakat Madura yang harus terus dijaga dan dilestarikan. Kodim 0829/Bangkalan siap mendukung setiap kegiatan positif yang memperkuat persatuan, menjaga kondusivitas wilayah, serta mengangkat potensi budaya lokal sebagai kebanggaan bangsa. Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar berkat sinergi semua pihak,” ujar Heru.

Seluruh rangkaian Kerapan Sapi Piala AHY berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga penyerahan hadiah kepada para pemenang. Antusiasme ribuan penonton menjadi bukti bahwa Kerapan Sapi tetap menjadi olahraga tradisional sekaligus ikon budaya yang terus hidup dan menjadi kebanggaan masyarakat Madura.

“Kerapan Sapi bukan hanya perlombaan, tetapi juga simbol persatuan dan warisan budaya yang harus terus dijaga bersama,” tutup Heru.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *