
Foto.ilustrasi
Surabaya – Bluebird Group terus mengembangkan layanan aplikasi MyBluebird. Tak hanya untuk memesan taksi, layanan digital itu kini juga mengintegrasikan berbagai layanan transportasi sesuai kebutuhan masyarakat sehingga makin fleksibel sesuai preferensi masing-masing pengguna.
Upaya inovatif layanan digital Bluebird tersebut diluncurkan dalam kampanye “MyBluebird, My Way”, mengusung konsep kebebasan pelanggan untuk memilih layanan personal sesuai aktivitas harian mereka.
Direktur Utama PT Blue Bird Tbk Andre Djokosoetono mengatakan, perusahaan terus beradaptasi mengikuti perubahan pola mobilitas masyarakat selama lebih dari lima dekade.
“Teknologi memberi kami cara baru untuk mengikuti bagaimana masyarakat bergerak, tetapi memahami kebutuhan mobilitas akan selalu menjadi titik awal kami,” kata Andre, seperti dikutip dari siaran pers, Senin (12/10/2026).
Menurut Andre, perjalanan transformasi digital Bluebird dimulai pada 2011 melalui layanan Taxi Mobile Reservation yang dapat diakses menggunakan perangkat BlackBerry. Layanan tersebut kemudian berkembang menjadi MyBluebird, yang kini berfungsi sebagai asisten mobilitas untuk menghubungkan berbagai layanan transportasi.
Ekosistem Bluebird Group juga terus diperluas. Selain layanan taksi, perusahaan menyediakan layanan penyewaan kendaraan melalui Goldenbird hingga pengiriman barang melalui Bluebird Kirim.
Selain itu, perusahaan juga memperkenalkan tiga pengembangan utama, yakni fitur Multi-Select, layanan Airport Transfer, dan penyempurnaan fitur Rent.
Fitur Rent kini dirancang untuk memudahkan pelanggan merencanakan penyewaan kendaraan. Melalui aplikasi MyBluebird, pelanggan dapat melihat pilihan armada Goldenbird, mengetahui estimasi biaya, serta melakukan reservasi sesuai kebutuhan, baik untuk penggunaan per jam (hourly) maupun harian (daily).
Sementara layanan Airport Transfer tersedia melalui fitur Ride untuk perjalanan menuju maupun dari bandara. Layanan ini menggunakan armada Goldenbird dengan tarif yang sudah mencakup biaya tol.
Pelanggan juga dapat menghubungkan pemesanan dengan nomor penerbangan untuk membantu perencanaan perjalanan ke bandara maupun saat tiba di tujuan.
Adapun fitur Multi-Select memungkinkan pelanggan memilih lebih dari satu jenis layanan taksi dalam satu kali pemesanan. Melalui fitur ini, sistem akan menugaskan armada terdekat dari lokasi pelanggan.
Untuk kebutuhan pengiriman barang, pelanggan dapat menggunakan Bluebird Kirim melalui fitur Delivery dalam aplikasi yang sama. Integrasi tersebut memungkinkan pelanggan mengakses beragam kebutuhan mobilitas tanpa harus berpindah platform.
Selain tiga pengembangan utama itu, MyBluebird dilengkapi sejumlah fitur pendukung untuk memberikan kemudahan dalam merencanakan dan membayar perjalanan.
Fitur Advance Booking memungkinkan pelanggan memesan perjalanan lebih awal, sedangkan Fixed Price memberikan kepastian tarif sebelum perjalanan dilakukan.
Aplikasi ini juga menyediakan beragam pilihan pembayaran melalui Multi-Payment, termasuk EZPay. Fitur EZPay memungkinkan pelanggan melakukan pembayaran nontunai meskipun menghentikan taksi langsung di jalan.
Bagi pelanggan yang rutin menggunakan layanan Bluebird, tersedia pula fitur Subscription yang menawarkan paket perjalanan dengan biaya lebih hemat.
Andre juga menjelaskan pengembangan MyBluebird tidak hanya berfokus pada pemanfaatan teknologi, tetapi juga memberikan keleluasaan kepada pelanggan dalam menentukan layanan yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka.
“Pada akhirnya, tidak ada satu cara bergerak yang berlaku bagi semua orang. Yang kami ingin hadirkan melalui MyBluebird adalah kebebasan untuk memilih perjalanan yang sesuai dengan kebutuhan, waktu, dan cara masing – masing,” pungkas Andre.
Penulis : Tarmuji
Tidak ada komentar