
Surabaya – Polda Jatim bersama jajaran Polres maupun Polresta telah mengungkap 195 kasus kejahatan jalanan berupa pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas) serta pencurian kendaraan bermotor (curanmor) selama kurun Bulan Juni 2026.
Dari ratusan kasus yang telah diungkap, polisi juga berhasil menyita hampir seratus kendaraan roda dua dan empat sebagai barang bukti kejahatan, terdiri delapan unit mobil dan 86 unit motor.
Menariknya, diantara puluhan motor yang berhasil ditemukan aparat kepolisian selama pengungkapan ini terdapat motor merek Honda Stylo yang dilengkapi dengan fitur Honda Smart Key System (Keyless). Sistem ini diklaim memiliki keamanan ekstra atau anti maling lantaran mengeliminasi penggunaan kunci fisik dan telah terintegrasi dengan Alarm Anti-Theft serta Answer Back System.
Lantas kenapa motor premium ini masih saja bisa dicuri oleh pelaku kejahatan jalanan sehingga mematahkan anggapan bahwa motor jenis ini anti maling?
Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Arbaridi Jumhur menjelaskan, pelaku pencurian kendaraan bermotor kini menggunakan berbagai modus untuk menghindari kerusakan pada kendaraan sekaligus mempercepat proses pencurian.
Menurutnya, meski sebagian pelaku masih menggunakan kunci palsu atau kunci T untuk melakukan pencurian, kini muncul modus baru yang tidak lagi merusak rumah kunci kendaraan. Pelaku kata dia, justru langsung mengangkut sepeda motor menggunakan kendaraan roda empat yang telah dipersiapkan sebelumnya.
“Pelaku tidak hanya menggunakan sepeda motor untuk mencari sasaran. Mereka membawa mobil bak atau minibus, kemudian berpatroli mencari kendaraan yang terparkir di pinggir jalan. Saat menemukan target, sepeda motor tersebut langsung diangkat dan dimasukkan ke dalam mobil yang sudah disiapkan,” ujar Jumhur, Selasa, 30 Juni 2026.
Ia menambahkan, modus tersebut belakangan kerap terlihat dalam berbagai rekaman yang beredar di media sosial. Cara ini dinilai lebih cepat dan meminimalkan perhatian masyarakat karena pelaku tidak perlu membobol kunci kendaraan di lokasi kejadian.
Pihaknya pun mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dengan memarkir kendaraan di lokasi yang aman, menggunakan kunci pengaman tambahan, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
“Karena pelaku ini tidak sendiri, kadang empat orang yang sebagian perannya memonitor lokasi terlebih dahulu,” pungkasnya.
Tidak ada komentar