
Surabaya – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda memprakirakan cuaca di sebagian besar wilayah Jawa Timur pada Senin (27/7/2026) didominasi kondisi cerah sejak pagi hingga sore hari. Meski demikian, sejumlah daerah masih berpotensi mengalami cuaca cerah berawan, berawan, udara kabur, kabut/asap, hingga hujan ringan di waktu-waktu tertentu.
Wilayah yang diprakirakan cerah hampir sepanjang hari meliputi Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Lamongan, Bojonegoro, Tuban, Jombang, Kediri, Kota Kediri, Madiun, Kota Madiun, Ngawi, Magetan, Ponorogo, Tulungagung, Blitar, Kota Blitar, Bangkalan, Sampang, Pamekasan, serta sejumlah daerah lainnya.
Sementara itu, kondisi cerah berawan hingga berawan diprakirakan terjadi di Banyuwangi, Bondowoso, Jember, Lumajang, Kota Malang, Probolinggo, Situbondo, Trenggalek, Kota Pasuruan, dan Kota Batu pada siang hingga malam hari.
BMKG juga memprakirakan hujan ringan berpotensi terjadi di Kabupaten Sumenep pada sekitar pukul 10.00 WIB sebelum kondisi cuaca kembali membaik menjadi udara kabur dan cerah berawan pada siang hingga sore hari. Selain itu, fenomena udara kabur masih berpeluang muncul pada pagi atau malam hari di beberapa wilayah seperti Pacitan, Trenggalek, Mojokerto, Lumajang, serta Kota Malang. Adapun kondisi kabut atau asap diprakirakan terjadi pada malam hari di Kabupaten Pasuruan dan Kota Batu.
Secara umum, suhu udara di Jawa Timur berkisar antara 13 hingga 32 derajat Celsius. Suhu terendah diprakirakan terjadi di Kota Batu dengan kisaran 13–23 derajat Celsius, sedangkan suhu tertinggi mencapai 32 derajat Celsius di sejumlah wilayah seperti Bojonegoro, Jombang, Ngawi, Kota Kediri, Kota Madiun, dan Kota Mojokerto.
Kelembapan udara berada pada kisaran 41–98 persen, dengan kecepatan angin berkisar 5 hingga 22 km/jam yang didominasi bertiup dari sektor timur hingga tenggara.
BMKG mengimbau masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan untuk tetap menjaga kondisi tubuh mengingat cuaca cerah berpotensi meningkatkan suhu pada siang hari.
Pengendara juga diminta meningkatkan kewaspadaan saat melintas di wilayah yang berpotensi mengalami udara kabur maupun kabut pada pagi atau malam hari.
Tidak ada komentar