Update Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa : Meninggal 6 Orang

jatimtodaycom
13 Sep 2026 20:46
2 menit membaca

Banjarmasin – Sebanyak enam orang dinyatakan meninggal dunia dalam kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 yang hilang kontak di Laut Jawa, Minggu (13/9/2026). Hingga Minggu pukul 18.00 WIB, sebanyak 108 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, sementara 129 orang lainnya masih dalam pencarian.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin sekaligus SAR Mission Coordinator, I Putu Sudayana, mengatakan total terdapat 243 orang di dalam kapal Virgo Transport 8. Mereka terdiri dari 213 penumpang dan 30 awak kapal.

“Data sementara sampai dengan pukul 18.00 WIB, dari total 243 orang, sebanyak 108 orang selamat, enam meninggal dunia, dan 129 orang masih dalam pencarian,” kata Putu dalam laporan perkembangan Operasi SAR.

Kapal Virgo Transport 8 merupakan kapal jenis Ro-Ro Ferry yang berlayar dengan rute Surabaya-Banjarmasin. Kapal tersebut berangkat dari Surabaya pada Sabtu (12/9/2026) sekitar pukul 10.13 WIB.

Kantor SAR Banjarmasin menerima informasi mengenai kapal yang hilang kontak dari Yoel Rihi selaku GM PT Virgo pada Minggu sekitar pukul 04.10 WIB. Posisi terakhir kapal tercatat berada di koordinat 4°31’51.82″ S – 114°02’06.88″ E, dengan heading 203,94 derajat.

Lokasi terakhir kapal berjarak sekitar 80 nautical mile (NM) dari Dermaga SAR Basirih Banjarmasin dengan estimasi waktu tempuh sekitar lima jam.

Operasi pencarian dan pertolongan kemudian melibatkan unsur laut, udara, dan unsur pendukung dari Basarnas, TNI AL, instansi pemerintah, potensi SAR, hingga kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Sejumlah korban berhasil dievakuasi oleh kapal yang memberikan pertolongan. Pada pukul 09.30 WIB, Kapten MT Mauhaw IX melaporkan telah mengevakuasi 16 korban, sedangkan Tug Boat Transcoal Pacific (TB TCP) mengevakuasi enam korban.

Selanjutnya, MV Haida juga melakukan evakuasi terhadap korban. Hingga pukul 15.28 WIB, kapal tersebut dilaporkan telah mengevakuasi total 69 orang dan kemudian tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin pada pukul 18.15 WIB.

Sementara itu, KM Cahaya Bahari Jaya dilaporkan berhasil mengevakuasi 22 korban. KN SAR Laksmana 241 juga berhasil mengevakuasi satu orang pada pukul 17.56 WIB.

Dukungan pencarian melalui jalur udara dilakukan menggunakan helikopter Dauphin HS 365 N3+ HR 3601 Wing Udara 2 Skuadron 400 Lanudal Juanda serta helikopter Mabes Polri. Selain itu, unsur udara TNI AL juga dikerahkan menggunakan pesawat CN-235.

Hingga saat ini, operasi SAR masih terus dilakukan untuk mencari 129 orang yang belum ditemukan. Kondisi gelombang tinggi menjadi salah satu faktor yang menghambat proses pencarian, meskipun cuaca di area operasi dilaporkan cerah.

“Operasi SAR selanjutnya difokuskan pada pencarian dan pertolongan terhadap 129 orang yang masih dalam pencarian, dengan tetap mempertimbangkan kondisi cuaca dan gelombang di area operasi,” tutup Putu.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *