
Bojonegoro – Setelah pencarian intensif selama dua hari oleh Tim SAR gabungan, pemuda asal Desa Kuncen, Bojonegoro, yang dilaporkan tenggelam saat berenang di Sungai Bengawan Solo akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar 50 meter dari lokasi kejadian, Rabu (24/06/2026) sekitar pukul 10.15 WIB.
Korban atas nama Ahmad Alfan Robi (18), warga Desa Kuncen, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya, Nanang Sigit PH mengatakan, usai ditemukan jenazah korban langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
“Korban ditemukan kurang lebih 50 meter dari lokasi kejadian tenggelamnya kemarin pagi,” ujar Nanang.
Sebelumnya, Ahmad Alfan Robi dilaporkan tenggelam saat berenang bersama teman-temannya di aliran Sungai Bengawan Solo, tepatnya di Desa Betet, Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro, pada Selasa (23/06/2026).
Dalam operasi pencarian, Tim SAR dikatakan Sigit, melakukan penyisiran sungai menggunakan perahu karet dan metode pencarian lainnya.
Pada hari pertama, pencarian dilakukan hingga radius 300 meter dari lokasi kejadian, namun korban belum berhasil ditemukan sehingga operasi dilanjutkan pada hari kedua.
Ia menyenut, proses pencarian melibatkan berbagai unsur yang berkolaborasi, di antaranya Basarnas melalui Unit Siaga SAR Bojonegoro, BPBD Kabupaten Bojonegoro, Polsek Padangan, Koramil Padangan, MDMC Bojonegoro, LPBNU, Relawan PSHT, KMC Cepu, Rescue 99 Cepu, Kamboja Rescue Cepu 2, Exalos Cepu, Elang Bengawan Rescue, RAPI, serta masyarakat setempat.
“Berkat sinergi seluruh unsur yang terlibat, korban akhirnya berhasil ditemukan dan dievakuasi, sehingga operasi pencarian resmi ditutup,” pungkasnya.
Tidak ada komentar